Wanita Iran Simpan SS di Tabung Oksigen

Wanita Iran Simpan SS di Tabung Oksigen
Seorang perempuan WNA Iran, KM (51) yang berpura-pura sakit asma ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat 1.681 gram senilai Rp3,69 miliar yang disembunyikan ke dalam tabung oksigen. (foto-M Jakwan/Tangerang Ekspress)
"Saat disemprotkan oleh petugas, botol hairspray mengeluarkan cairan dan gas. Karena curiga, kami memotong botol dengan gergaji dan ditemukan sabu yang dibungkus dalam plastik. Ini modus baru," kata Baduri. Juga, ditemukan sabu dalam plastik yang disimpan dalam tabung oksigen.

Dari data yang tercatat dalam paspor, tutur Baduri, pelaku sudah tiga kali masuk Indonesia. Tetapi, dia mengaku baru kali ini membawa sabu. Barang haram ini, rencananya, akan didistribusikan di Jakarta.

"Pelaku hanya kurir dan mengaku akan dijemput seseorang di bandara. Orang tersebut saat ini masih diburu petugas," jelas Baduri. Perempuan Iran itu terancam hukuman mati karena melanggar Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Apalagi, barang psikotropika golongan I yang diselundupkan lebih dari 5 gram.

"Tersangka dan barang bukti kita serahkan ke polisi untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkas Kasie Penindakan dan Penegahan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gatot S.W. (kin/jpnn/dwi)

TANGERANG - Keterlibatan warga Iran dalam peredaran narkoba di tanah air menjadi tren saat ini. Seorang perempuan Iran berinisial KM, 51, kemarin


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News