Warga Batam Pilih Mudik Lewat Singapura

Warga Batam Pilih Mudik Lewat Singapura
Suasana Terminal Pelabuhan Ferry Internasional Batamcenter. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Seorang penumpang, Ahmad warga Batam yang hendak mudik ke Palembang mengaku mudik melalui Bandara Changi, Singapura. Hal tersebut lantaran tiket pesawat domestik yang cukup mahal.

"Harus ke luar negeri dulu baru bisa pulang kampung. Mudik melalui Batam mahal, tiket mulai Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta," katanya.

Sementara itu Arus mudik jelang lebaran di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) masih saja dipadati pemudik. Ribuan penumpang sudah diberangkatkan sejak pagi. Berdasarkan data Syahbandar Sekupang hingga siang sudah ada 26 kapal yang berangkat meninggalkan Batam.

Kepala Pos Syahbadar PDS, Parsaoran Samosir mengatakan H min dua jelang lebaran jumlah penumpang yang berangkat semakin meningkat. Semua kapal tujuan jauh maupun antar pulau ramai dan penuh. Antrean penumpang di ruang tunggu juga padat sejak pagi.

Baca: Terungkap, Abdul Bahri Dibuang Hidup-hidup ke Laut dengan Tangan dan Mulut Dilakban

"Mereka memilih istirahat sebelum berangkat. Karena selama mudik, kapal berangkat lebih cepat dari jadwal yang biasanya. Kapal penuh langsung kami minta jalan karena banyak yang antre mau masuk dan angkut penumpang juga. Jadi biar tak lama-lama menunggu," kata dia, Senin (3/6).

Parsaoran menjelaskan keberangkatan kapal juga didukung cuaca yang baik. Untuk sementara itu arus pelayaran dari Batam menuju pulau baik jauh maupun dekat masih lancar. Jumlah penumpang yang meninggalkan Batam hingga siang ini mencapai 4.990 penumpang.

"Namun siang ini keberangkatan terpaksa ditunda karena jarak pandang berkurang karena hujan disertai angin tapi tidak lama," ujarnya.

Manager Operasional Terminal Fery Internasional Batamcenter, Nika Astaga, mengatakan penumpang yang berangkat melalui Pelabuhan Internasional Batamcenter ke Singapura mencapai 8.600 orang pada Minggu (2/6) lalu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News