Warga Bebas Masuk Areal Stasiun

Warga Bebas Masuk Areal Stasiun
Warga Bebas Masuk Areal Stasiun
Terpisah,  Kepala Dipo (Sarana PT KAI Stasiun Rangkasbitung) Pujiman mengklarifikasi jumlah gerbong yang terbakar. Dia menegaskan, kemarin jumlah gerbang kereta api yang dirilis ke media berjumlah 20 gerbong terdiri dari 17 gerbong rusak berat dan 3 gerbong rusak sedang. Sedangkan, 3 gerbong lagi yang rusak ringan belum dimasukan. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, semua gerbong yang ikut terbakar dengan kategori rusak berat, sedang, dan ringan, sebanyak 23 gerbong.

Sementara itu, Direktur CV Tiara Pratama Imam Sutrisna membenarkan bahwa perusahaannya yang ditunjuk PT KAI Persero untuk membersihkan dan mencuci rangkaian gerbong kereta api. Namun, pihaknya tidak mengetahui tentang peristiwa kebakaran yang menghanguskan 23 gerbong kereta. Setiap hari, 19 orang pekerja hanya membersihkan dan mencuci kereta hingga pukul 11.00 atau paling lambat 11.30. “Saya nggak tahu tentang masalah itu. Apalagi, saat kejadian saya berada di Jakarta,” ujar Imam kepada Radar Banten.

Menurut Imam, setelah rangkaian kereta api diistirahatkan pegawai CV Tiara Pratama langsung membersihkan dan mencuci rangkaian gerbong kereta. Dari 19 orang itu, dibagi dua kelompok, yaitu kelompok dalam dan kelompok luar kereta. mereka harus menjamin kondisi kereta bersih dan siap digunakan keesokan harinya.

“Berdasarkan pengamatan saya selama ini, setelah mereka selesai membersihkan kereta. mereka langsung pulang ke rumahmasing-masing, kebetulan rumah karyawan saya ada di sekitar stasiun. Mereka pun mengaku tidak tahu menahu tentang peristiwa tersebut,” terangnya. (mg-05)

RANGKASBITUNG – Kebakaran rangkaian gerbong kereta api di stasiun Rangkasbitung pada Senin (11/10) dini hari, masih menyisakan banyak misteri.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News