Wartawan Mingguan Mengaku Nyaris Dibunuh

Wartawan Mingguan Mengaku Nyaris Dibunuh
Wartawan Mingguan Mengaku Nyaris Dibunuh
CIANJUR - Salah seorang wartawan Surat Kabar Mingguan (SKM) lokal di Cianjur, Jawa Barat berinisial HF (45) nyaris jadi korban pembunuhan saat meliput dugaan penggunaan kayu hasil illegal loging untuk pembangunan salah satu sekolah di Cidaun. Korban diduga sempat diculik dan dianiya sekelompok pemuda yang menggunakan atribut salah satu OKP.

Korban mengaku upaya penganiayaan terhadap dirinya terjadi pada bulan Desember 2012. HF sempat tidak melaporkan kejadian yang menimpanya, karena takut diintimidasi oleh para pelaku yang diduga juga melibatkan salah seorang petinggi dinas pendidikan kecamatan setempat.

 

"Saya yakin itu mobil milik salah seorang petinggi pendidikan di kecamatan kami, karena saya hapal betul. Mobil itu sejinis city mobil merk KIA dengan nopol F 1488 XL. Di dalam mobil itu saya dianiaya oleh lima orang dengan menggunakan botol minuman keras hingga babak belur, hingga saya sampai hendak ditusuk pisau," kata HF saat ditemui di kantor pengacaranya, Sabtu (26/1).

 

Tindakan dugaan penganiayaan yang mengarah keupaya pembunuhan ini, dipicu karena kepemilikan data, terkait penggunaan kayu illegal loging untuk pembangunan tiga unit ruang kelas di SD Batu Ireng di Desa Puncak Baru, Cidaun.

"Mungkin juga, karena data lain yang saya memiliki terkait sejumlah dugaan pemotongan anggaran untuk sekolah yang diduga dilakukan oknum dinas pendidikan setempat," terangnya.

CIANJUR - Salah seorang wartawan Surat Kabar Mingguan (SKM) lokal di Cianjur, Jawa Barat berinisial HF (45) nyaris jadi korban pembunuhan saat meliput

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News