Wow, Ternyata Banyak Peluang Pekerjaan Sektor Formal di Abu Dhabi

Wow, Ternyata Banyak Peluang Pekerjaan Sektor Formal di Abu Dhabi
Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Agusdin Subiantoro. FOTO: ist

jpnn.com - JAKARTA - Pemerintah akan akan mengubah penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Abu Dhabi dari sektor informal menjadi formal. Untuk menyukseskan program tersebut, pemerintah menggelar Workshop Indonesia Incorporated in Abu Dhabi. Tujuannya agar masyarakat dan calon TKI memperoleh berbagai informasi yang menunjang perubahan penempatan itu.

Dalam workshop yang berlangsung Kamis (3/12) di Jakarta, selain pejabat BNP2TKI, juga turut serta beberapa narasumber yang tergabung dalam Jaringan Diaspora Indonesia (IDN) di Abu Dhabi. 

Pertemuan ini merupakan lanjutan dari pertemuan serupa di Bandung.

Deputi Penempatan Badan Nasional Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Agusdin Subiantoro mengatakan, sejauh ini akses masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang peluang kerja ‘high level’ di Abu Dhabi masih kurang. 

"Padahal di Indonesia, banyak tersedia tenaga kerja profesional  yang mampu  bekerja di negara Teluk Persia itu," kata Agusdin.

Saat ini, kata dia, peluang kerja bagi TKI profesional di Abu Dhabi baru terisi 10 persen, sedangkan India sudah mencapai 50 persen. "Kita harus bisa mengalahkan India," tegasnya.

Sementara itu, Atase Tenaga Kerja Indonesia di Abu Dhabi, Janussusilo menyarankan peluang kerja level tinggi di Abu Dhabi harus segera ditangkap. Karena citra TKI formal sangat baik.

"Mereka sopan, ramah dan kemampuan kerjanya bagus," katanya.

JAKARTA - Pemerintah akan akan mengubah penempatan tenaga kerja Indonesia (TKI) ke Abu Dhabi dari sektor informal menjadi formal. Untuk menyukseskan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News