Wuling Air EV Mulai Diproduksi di Cikarang, Targetnya Pasar Domestik dan Global

Wuling Air EV Mulai Diproduksi di Cikarang, Targetnya Pasar Domestik dan Global
Wuling Air EV mulai diproduksi. Foto: ridho

jpnn.com, JAKARTA - Wuling Motors Indonesia meresmikan produksi perdana mobil listrik Wuling Air EV dengan target produksi 10.000 unit per tahun di fasilitas pabrik Greendland International Industrial Center, Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.

“Kendaraan listrik yang kami luncurkan hari ini adalah kendaraan listrik berbasis baterai terbaru yang dikembangkan Wuling untuk dunia. Indonesia menjadi tempat peluncuran perdana," ucap Presiden Direktur Wuling Motors Shi Guoyong, di Bekasi, Senin.

“Kami telah membawa teknologi terbaru ke Indonesia dan demi dapat menyesuaikan strategi dan penerapan penghematan energi global, serta pengurangan emisi."

Acara peluncuran dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian RI Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh jajaran SGMW Motor Indonesia atas produksi mobil EV yang diketahui ini merupakan jenis dan tipe perdana artinya ini baru ada di Indonesia, belum ada di negara lain. Kami apresiasi ini adalah kendaraan EV (electric vehicle) yang diproduksi secara nasional, dan tidak minta macam-macam. Jadi, langsung diproduksi saja,” papar Airlangga.

Di sisi lain, Brand & Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani menyampaikan bahwa Wuling Air ev rencananya akan diproduksi sebanyak 10.000 unit pada tahun ini dan juga di 2023.

Kapasitas produksi tersebut akan memenuhi pasar domestik dan juga akan diekspor ke beberapa negara di dunia untuk ke depannya.

"Indonesia ini menjadi basis produksi untuk setir kanan di dunia. Kami masih menjajaki untuk ekspor dan memang beberapa negara sudah menyampaikan ketertarikan untuk memasarkan Wuling Air EV ini,” ungkap Dian.

Wuling Motors Indonesia meresmikan produksi perdana mobil listrik Wuling Air EV dengan target produksi 10.000 unit per tahun

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News