Yang Perlu Anda Ketahui tentang Rencana Pengembangan KA Gerbangkertosusila Jatim

Yang Perlu Anda Ketahui tentang Rencana Pengembangan KA Gerbangkertosusila Jatim
Kondisi jembatan kerata api di atas Sungai Brantas, di Desa Pule, Ngimbang, Lamongan. Foto: Riana Setiawan/Jawa Pos

Pekan lalu Jawa Pos menelusuri jalur-jalur kereta api yang telah ”mati” itu.
***
Sekilas, kondisi Stasiun Indro tak layak disebut sebagai stasiun ”mati”. Kondisi bangunan bergaya kolonial itu terjaga. Warna putih pada tembok serta abu-abu pada daun pintu dan jendela masih cerah.

Demikian halnya dengan kondisi enam jalur rel yang ada di depan bangunan stasiun. Sebagian masih bisa difungsikan. Terutama yang mengarah ke Stasiun Kandangan, Surabaya. Meski, sebagian lain kurang terawat karena sudah lama tak terpakai.

Jalur yang mengarah ke utara (ke arah Stasiun Gresik maupun kawasan industri yang sudah sekian lama mati) juga masih terlihat jejaknya. Hanya, kondisinya tertutup rerimbunan. Serta beberapa menghilang.

Stasiun Indro adalah bagian dari sejarah perkeretaapian Gresik. Terletak di Kelurahan Sidorukun, Kecamatan Kebomas, stasiun yang terkoneksi dengan Stasiun Kandangan itu punya peran cukup penting di masa jayanya.

Tak hanya menjadi area transit kereta angkutan masal, tapi juga jadi stasiun utama distribusi barang hingga 2010. Terutama bagi industri besar seperti PT Petrokimia Gresik dan PT Semen Gresik. Namun, akhirnya stasiun itu tak lagi difungsikan.

Selang enam tahun berikutnya, tepatnya pada September 2016, stasiun tersebut sebenarnya coba diaktifkan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Jalur digunakan untuk angkutan barang dari Gresik menuju Jakarta. Tiga perusahaan sudah siap memanfaatkannya.

Namun, aktivitasi itu hanya bertahan tujuh bulan karena problem kelayakan jalur maupun kualitas sarana hingga persoalan sosial. Kini stasiun tersebut kembali tak beroperasi. ”Untuk sementara memang belum aktif,” kata Kabid Angkutan Darat Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Ronny Subiantoro.

Gresik juga memiliki jalur kereta api penting lain di masanya. Di antaranya adalah Stasiun Gresik yang berada di kawasan pelabuhan. Stasiun itu terkoneksi dengan dua jalur. Yang jalur selatan mengarah ke Indro–Kandangan. Sedangkan ke arah barat terhubung dengan Stasiun Sumari–Duduksampeyan yang mengarah ke Jakarta.

Pemerintah serius menggarap pengembangan jaringan transportasi berbasis kereta api di wilayah Gerbangkertosusila Jatim.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News