Zoom Menuai Untung di Tengah Krisis Corona

Zoom Menuai Untung di Tengah Krisis Corona
Aplikasi telekonferensi zoom. Foto: ANTARA

jpnn.com - Aplikasi video conference, Zoom, rupanya menerima untung ketika banyak negara memberlakukan work from home (WFH), dalam mencegah penyebaran corona.

Zoom dilaporkan sudah memiliki 200 juta pengguna harian.

CEO Zoom Eric S Yuan, mengakui bahwa ada peningkatan yang cukup signifikan pengguna ketika banyak negara memberlakukan WFH.

Ia menilai, pada Desember 2019 lalu, perusahaan hanya memiliki 10 juta pengguna aktif harian

"Pada bulan Maret tahun ini, kami melihat sudah lebih dari 200 juta peserta yang menggunakan aplikasi ini untuk melakukan perbicangan," kata Yuan seperti dilansir The Verge, Jumat (3/4).

Yuan mengatakan, piihaknya merasa terjekut dengan platform besutannya yang mendapatkan lonjakan pengguna lebih tinggi.  

“Kami kaget bahwa dalam hitungan minggu, setiap orang di dunia tiba-tiba bekerja, belajar, dan bersosialisasi dari rumah,” tegasnya.

Namun dengan lonjakan itu tidak membuat Yuan senang. Pasalnya, Zoom mendapatkan tantangan terbaru. Sebab sebelumnya, Zoom pernah diisukan memiliki masalah privasi dan keaman yang rentan.

Aplikasi video conference, Zoom, rupanya menerima untung ketika banyak negara memberlakukan work from home (WFH), dalam mencegah penyebaran corona.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News