Sisi Lain dari Cuaca Dingin Ekstrem di Eropa

Ice Skating dan Hokey di Sungai Danube yang Beku

Sisi Lain dari Cuaca Dingin Ekstrem di Eropa
Sisi Lain dari Cuaca Dingin Ekstrem di Eropa
SUHU dingin ekstrem yang melanda benua Eropa tak sepenuhnya mendatangkan penderitaan. Di Austria, sebagian warga justru menyambut positif cuaca dingin yang mencapai hingga minus 20 derajat Celcius tersebut. Berikut laporan kontributor INDOPOS (Grup JPNN) Ahmad Reza Khomaini dari Wina, Austria.

EROPA saat ini dirundung musibah. Ratusan nyawa mati karena suhu dingin mencapai rata-rata minus 30 derajat Celcius. Jalur darat banyak yang ditutup sementara karena terhadang gumpalan salju. Jadwal penerbangan antarnegara di Eropa tidak sedikit yang tertunda. Tranportasi jalur air, sungai Danube, dihentikan karena sebagian besar sungai membeku.

Namun demikian, kondisi miris tersebut tidak serta merta berdampak negatif bagi warga Eropa. Ada sebagian warga yang merasakan ’’kehangatan’’ dari suhu dingin ekstrem ini. Lho kok" Di Austria, khususnya di ibukota Wina, akibat membekunya sungai Danube, warga memanfaatkannya untuk ajang gratis rekreasi olahraga musim dingin, seperti ice-skating dan hokey.

Pekan lalu, INDOPOS mengunjungi lokasi yang terletak di bawah jembatan di jalan Wagramerstrasse 48A 1220 Wien tersebut. Tempatnya tidak jauh dari stasiun U-Bahn 1 (kereta bawah tanah) Alte Donau. Cukup berjalan sekitar 100 meter. Di lokasi, puluhan warga memanfaatkan waktu luangnya dengan bermain ice-skating dan hokey. Bahkan ada juga warga yang sekadar berjalan-jalan di atas sungai yang dalam bahasa Jermannya bernama Donau tersebut.

SUHU dingin ekstrem yang melanda benua Eropa tak sepenuhnya mendatangkan penderitaan. Di Austria, sebagian warga justru menyambut positif cuaca dingin

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News