Sabtu, 01 November 2014 | 01:33:18
Home / Kriminal / 40 Gerombolan Genk Motor Beraksi

Senin, 06 Agustus 2012 , 08:56:00

BERITA TERKAIT

MEDAN- Petugas kepolisian Polresta Medan dan Polda Sumut, semakin intesif untuk melakukan upaya pengamanan dalam memberantas aksi dan tindakan genk motor dan tindak kriminal dengan kekerasan maupun pemberatan, dimana upaya ini untuk mempersempit tindakan dilakukan setiap harinya. Namun, kali ini pihak kepolisian dikejutkan oleh ulah genk motor yang beraksi terhadap pengedara sepeda motor dan pengendara mobil saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Minggu (5/8) dini hari 00.40 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Sumut Pos (Grup JPNN) , Minggu dinihari, sekitar 40 orang gerombolan genk motor SKM (Skandal Medan) dan SL (Selo Lae), merampas paksa satu unit sepeda motor jenis matic milik Stefani S (19), warga Jalan Bakau, Kelurahan Sekip, Medan Petisah, saat melintas bersama dengan temannya, di Jalan Jenderal Sudirman, Medan. Dua kelompok genk motor yang diketuai oleh Ricardo Tampubolon, warga Jalan Murni, Setia Budi, Medan, ini langsung bertindak anarkis.

Mereka merampas paksa sepeda motor milik Stefani dengan menggunakan senjata tajam dan juga memukul rekan-rekan Stefani secara beramai-ramai yang kebetulan melintas di Jalan Jenderal Sudirman hendak pulang ke rumahnya itu. Tak hanya itu, dua kelompok motor yang diketuai oleh Ricardo Tampubolon ini juga melempar mobil Toyota Rush warna Hitam BK 1136 QN milik Vinsensius Pakpahan (22), warga Jalan Tengku Amir Hamzah Blok G, hingga kaca samping mobil itu pecah saat melintas di Jalan Hangtuah sehabis pulang kegiatan dari Gereja GMI.

Belum sampai disitu saja, dua kelompok genk motor SKM dan SL ini juga melempar kaca belakang mobil Alphard warna putih B 1229 SZY, hingga pecah. Namun sangat disayangkan, ulah dua kelompok genk motor SKM dan SL ini melakukan aksi perampasan sepeda motor milik Stefani didepan Wakasat Reskrim Polresta Medan, AKP Hendra Tri yulianto SIK saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya didepan Taman Ahmad Yani.

Saat melakukan aksinya, salah satunya sempat sudah dipegang oleh AKP Hendra dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya memegang senjata api miliknya. Namun, karena seorang diri, AKP Hendra meletuskan senjata api miliknya ke udara dan kawanan genk motor itu berhasil kabur.

Tak berapa lama kemudian, sekitar 5 menit, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Moch Yoris Marzuki SIK, yang juga langsung turun ke lokasi pun segera melakukan pengejaran. Berdasarkan informasi yang diperoleh, sepeda motor yang dilarikan kawanan kelompok motor ini ternyata minim bahan bakar minyak (bbm). Saat dilokasi, Kompol Moch Yoris Marzuki enggan berikan keterangan lebih lanjut. "Nanti dulu yah boss. Kita mau kejar dulu mumpung bensinnya sekarat dan mudah-mudahan berhenti ditengah jalan. Senjata tajamnya sudah berhasil kita amankan dari salah satu pelaku," katanya sambil berlalu pergi.

Stephani saat di Mapolsekta Medan Baru mengaku, dia bersama empat orang temannya, Fahmi, Tri dan dua teman lainnya hendak mengisi bahan bakar di SPBU yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tiba-tiba, sambungnya, puluhan anggota genk motor itu menyergap dan mengeluarkan senjata tajam sembari memukuli dirinya dan memukuli temannya serta merampas motor miliknya.

"Kami tadi tak mau kesini sebenarnya bang karena kami sudah mau pulang. Tapi karena habis bensin, mau mengisi bensin dulu lah bang. Tiba-tiba kami di sergap dan ada dua yang turun, satu pakai pisau kayak rencong dan satu lagi pakai cakram gear motor. Langsung main pukul dia dan sepeda motor saya pun langsung dirampasnya," jelasnya.

Tak berselang lama kemudian, personel Mapolsekta Medan Baru yang dibantu oleh Sat Reskrim Polresta Medan, sekitar pukul 01.30 WIB, berhasil mengamankan empat kawanan sepeda motor, yakni Andes Kaban (16), warga Jalan Karya Cipta, Titi Kuning, Benny Purba (17), warga Jalan Pasar XII, Marendal II, Medan Amplas, Yusril Ikhsan Ardi (14), warga Jalan Garu III dan Eko Bagus Solistio alias Budi Handoko (19), warga Jalan Sei Serayu Gang Buntu di sekitar Jalan Gajah Mada.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara maraton dan intensif, petugas pun berhasil mengamankan empat orang lagi yakni Adit (16), warga Jalan Besar Delitua, Ilham Fajar (17), dan dua lagi dari Delitua. Petugas Mapolsekta Medan Baru pun melakukan pemeriksaan intensif. Kapolsekta Medan Baru Kompol H Budi Hendrawan SIK mengaku, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap ketua anggota genk motor tersebut.

"Masih kita lakukan pengejaran terhadap keduanya dan mereka masih kita mintai keterangan intnesif. Ketua kelompoknya Ricardo Tampubolon sedang kita lakukan pengejaran," ucapnya. (SP)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar