Kamis, 18 September 2014 | 18:45:16
Home / Politik / Pilkada / Tim Jokowi-Ahok Yakin Rhoma Sebar Fitnah

Rabu, 08 Agustus 2012 , 20:28:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Tim sukses Jokowi-Ahok, Denny Iskandar, menilai ada unsur fitnah dalam ceramah yang disampaikan Rhoma Irama di Masjid Al Isra, Tanjung Duren beberapa waktu lalu. Denny yakin atas tindakan fitnah tersebut, Rhoma bisa dijerat dengan pelanggaran pidana umum.

"Ketika beliau melakukan fitnah, ketika beliau melakukan penghasutan akan terjadi begini begono, itu bagian dari negara. Kalau fitnah ini, ini pidana umum," kata anggota tim kampanye Jokowi-Basuki, Denny Iskandar saat ditemui di kantor Panwaslu DKI, Selasa petang (8/8).

Denny mengaku sudah menyaksikan video rekaman ceramah Rhoma yang kontroversial. Menurutnya, ada beberapa nasihat Rhoma yang mengatasnamakan ayat kitab suci namun keliru. Kekeliruan tersebut yang dianggap sebagai fitnah oleh tim Jokowi-Ahok.

"Memang ada bagian dalam Al Quran mengatakan, kau sebutlah nanti pada saat pemilu nanti, orang tuanya itu non muslim. Itu kan ga ada dalilnya. Yang ada dalillnya kan berbanyak-banyaklah berbuat baik," papar Denny.

Atas ceramah tersebut, tim Jokowi-Ahok berharap Rhoma mau menyampaikan maaf. Namun, sambung Denny, timnya tidak akan memaksa apabila Rhoma menolak untuk minta maaf.

"Jadi ya saya kembalikan lagi ke Bang Rhoma. Tapi kalau Bang Rhoma menganggap itu tidak salah, iya apa boleh buat. Tetapi kami tetap datang memaafkan apapun kejadiannya," pungkas Denny.

Rhoma telah diperiksa Panwaslu DKI karena ceramahnya  di Masjid Al Isra, Tanjung Duren, dilaporkan sebagai kampanye berbau SARA. Rhoma diadukan oleh pasangan cagub Jokowi-Ahok.

Namun, Rhoma membantah jika ceramahnya merupakan kampanye yang dipesan salah satu pasangan calon gubernur. Ia mengaku hanya menjalankan kewajibannya sebagai seorang ulama.

 "Apalagi saya di sana perlu diketahui bukan kampanye uang. Saya sebagai ulama wajib sampaikan pesan Allah dalam berbagai macam kondisi," tegas Rhoma sambil menangis, dua hari lalu. (dil/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 06.09.2012,
        22:47
        RHOMA menangis MeNyEsAL meng'KAFIR'kan ibu Jokowi
        idihh.. Rhoma bertutur sambil nangis ???
        Dia baru sadar kalau ibundanya Pak Jokowi yg ISLAM tulen telah diDzoliminya.
        Bayangkan kalau terhadap ibu kamu dibuat begitu Kang Haji.
        Ahh.. TEGAnya DIKAU !!!
        Najisssss.....!!!!!!!! From mobile
      2. 20.08.2012,
        09:25
        ahmad ghofa
        hanya satu kata TERLALU
      3. 17.08.2012,
        22:43
        Rhoma sakit jiwa
        Iyah, Islam membenci kata kata yang buruk dan kasar dari Raja Dangdut Tukang Kawin Rhoma... masuk neraka aja deh loe haji busuk, memalukan islam.
      4. 15.08.2012,
        22:10
        Moh Basit
        Saudaraku
        Islam mencinta semua manusia.
        Islam mencinta Joko, Ahok, Foke, dan Nara.
        Tapi Islam membeci kata-kata yg buruk dan kasar.
      5. 15.08.2012,
        11:26
        bagusbejo
        lha wong ngaku islam kok ora paham dengan sistem islam...islam opooo...iku?!demokrasi iku dudu'soko islam
      6. 09.08.2012,
        23:43
        roma
        bagusnya si rhoma jadi hajah.katanya satria malah mewek. bacotnya kaya KENTUT
      7. 09.08.2012,
        15:01
        pengangguran
        biarlah setiap orang mendukung cagubnya dengan caranya sendiri. Pake ikatan etnik, keyakinan, sah sah saja. memang faktanya seperti itu.
      8. 09.08.2012,
        14:55
        agus hendra setiawan
        islam adalah lebih baik untuk orang islam,joko widodo itu islam,jangan lah ragu pilih joko widodo,ahok memang kresten,agama yg di akui PANCASILA.
      9. 09.08.2012,
        14:21
        rio
        saya yakin jokowi menang,,ngak ngaruh tu kompanye sara,,memaafkan roma akan menambah citra baik bagi jokowi
      10. 09.08.2012,
        13:52
        sugiarto
        ya bigini kalau orang sok pntar itu,
        sudah jelas ayat tsb tafsirannya sangat jauh dengan apa yang disampaikan rhoma..