Kamis, 24 Juli 2014 | 13:26:03
Home / Berita Daerah / Jateng / Penembakan Pos Polisi di Solo, Ditemukan 7 Selongsong

Minggu, 19 Agustus 2012 , 17:21:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA -Polri menemukan tujuh selongsong peluru di di Pospam 5 Gemblengan, Solo, Jawa Tengah tempat terjadinya penembakan pada anggota polisi, Jumat dini hari (17/8) lalu. Diduga dua pelaku penembakan menggunakan senjata jenis FN.

"Kita mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap kasusnya. Kita menemukan beberapa selongsong dan beberapa barang bukti lainnya,"ujar Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri, Komisaris Jenderal Sutarman usai shalat Ied di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Minggu (19/8).

Saat ini, kata dia, tim forensik Polri sedang berada di tempat kejadian untuk melakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti yang ditemukan.

Sebelumnya diberitakan, dua anggota polisi yang berjaga di Pospam 5 Gemblengan ditembak orang yang tidak dikenal pada Jumat lalu pukul 01.10. Penembak itu diduga menggunakan sepeda motor. Bripka Endro Margiyanto terluka pada pinggang kiri dan Brigadir Kukuh Budiyanto mengalami luka di ibu jari kaki kiri. (flo/jpnn)
Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
      1. 02.09.2012,
        09:14
        Wahyu
        Mudah-mudahan penembaknya cepat d temukan. From mobile
      2. 21.08.2012,
        23:26
        roy
        kemarin rusuh, sekarang penembakan pos polisi di Solo. sekian tahun di Solo ga pernah ada ribut tapi setelah ada moment Pilkada DKI eh ribut deh jadinya. ingat masyarakat Solo orang yang tenang n cinta damai, itu hanya akal orang yang ga suka dengan pa Jokowi saja. wajar yang namanya politik apa saja dilakuin. Masyarakat Solo ga usah cemas kan kita dilindungi sama aparat, semoga orang yang mengobrak-abrik Solo mendapatkan balasan setimpal.
      3. 20.08.2012,
        14:58
        tama
        yang nembak tu aning
      4. 19.08.2012,
        21:49
        as
        Astagfirullah.... Cobaan apalagi nih ?? Hari gini kok msh ada manusia yg tega aparat kok di serang, ada sebenarnya bangsa ini, mnyambut hr yg fitri di kotori dgn tindakan kekerasan!!! From mobile