Senin, 22 Desember 2014 | 09:47:59
Home / Nasional / Humaniora / Jakarta Tuan Rumah MTQ Internasional II

Jumat, 16 Agustus 2013 , 01:22:00

BERITA TERKAIT

JAKARTA - Prestasi sebagai juara umum dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional I, mengantarkan Indonesia sebagai tuan rumah MTQ ke-2 tahun ini. Rencananya kompetisi baca Quran berlangsung di Jakarta pada 11 - 15 September 2013.

Ajang unjuk kebolehan melantunkan ayat-ayat suci itu bakal diikuti 20 negara. Para qori dan qoriah itu bertarung pada 2 cabang, yakni tilawah dan hafizh Quran.

Menteri Agama, Suryadharma Ali mengatakan prestasi qori dan qoriah Indonesia sudah sangat disegani peserta negara asing. Karena selalu menjuarai berbagai lomba tilawatil Quran. Posisi itu membuat Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah.

"Tahun lalu Indonesia merebut juara umum MTQ di Malaysia. Juga pada kejuaraan lain yang serupa," ujar Menteri Agama di kantornya, Jakarta, Kamis (15/8).

Menurutnya terlaksananya MTQ Internasional ke-2 di Jakarta itu memberikan bukti nyata stabilnya keamanan Indonesia. Sekaligus kepercayaan Internasional terhadap kemampuan Indonesia sebagai panitia penyelenggara.

Bukti dukungan pemerintah pun, lanjut Suryadharma Ali terlihat pada hadirnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan. Sekaligus meresmikan kompetisi membaca Quran terbesar di dunia.

"Ada 20 negara yang ikut. Semuanya mengirimkan kontestan pada seluruh cabang yang diperlombakan," ungkapnya.

Tentu saja, kata Menteri Agama kontestan yang mewakili negaranya dalam MTQ Internasional ke-2 ini bakal lebih baik dari sebelumnya. Peserta sudah belajar dari pengalaman MTQ Internasional ke-1 yang memberikan pengetahuan tambahan dalam perlombaan.

"Negara peserta antara lain; Malaysia, Brunei Darusalam, Singapura, Inggris, Jerman, Korea, Jepang, Filipinan dan beberapa negara lainnya," tuturnya.

Dengan demikitan peserta qori dan qoriah asal Indonesia pun harus lebih bekerja keras. Melatih kempuan vokal dan pengetahuan membaca Qurannya secara lebih baik. Agar mampu mengulang prestasi sebagai juara umum pada MTQ Internasional ke-2.

"Tahun ini digelar di Indonesia. Bisa jadi ini merupakan bekal lebih percaya diri bagi qori dan qoriah Indonesia dalam kompetisi," ungkapnya.

Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama, Abdul Djamil menambahkan moment terlaksananya MTQ Internasional ke-2 di Jakarta harus memberikan dorongan moril bagi peserta tuan rumah. Lebih percaya diri dalam berkompetisi, sekaligus menujukan kualitas sebagai qori dan qoriah terbaiknya.

Dia menambahkan pada MTQ Internasional ke-2 ini seluruh pesera harus dapat mempertahankan juara umum. Karena kemampuan qori-qoriah Indonesia sesungguhnya sudah dikenal di mancanegara. Sepatutnya bisa terus dipertahankan kemampuan tersebut. (rko)

Tulis Komentar
Nama
Email
Komentar
 
        1. 02.09.2013,
          08:39
          a. kurniawan
          tahun ini Indoensia diwakilin siapa saja ? From mobile
        2. 29.08.2013,
          20:27
          M. Ilyas
          Assalamu 'alaikum


          Mohon di informasikan waktu dan tempat pembukaan acaranya! Trmksh...



          Wassalam