112 Jaksa Nakal Dikenai Sanksi Berat

112 Jaksa Nakal Dikenai Sanksi Berat
112 Jaksa Nakal Dikenai Sanksi Berat
JAKARTA - Tahun 2010 baru memasuki pertengahan September, tapi jaksa di seluruh Indonesia yang ketahuan melanggar aturan makin banyak saja dibanding sebelumnya. Menurut Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Babul Khoir, Kamis (16/9), berdasarkan data Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejagung, kini sudah 258 jaksa kena hukuman disiplin ringan, sedang dan berat. Sebanyak 112 di antaranya bahkan dijatuhi sanksi berat.

Rinciannya, yang terkena hukuman pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebanyak 7 jaksa, sedangkan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS alias dipecat sebanyak 18 jaksa. Sementara, untuk penurunan pangkat ke tingkat yang lebih rendah jumlahnya paling banyak, yakni 57 jaksa. Sanksi berat lain, lanjut Babul, adalah pembebasan jabatan fungsional terhadap 13 jaksa, dan 17 jaksa dibebaskan dari jabatan struktural. Sedangkan sanksi ringan hingga September, telah dijatuhkan pada 59 jaksa, dan sanksi sedang kepada 87 orang.

Ditambahkan Babul, para jaksa itu ditindak karena melakukan tindakan indisipliner sebanyak 40 orang, penyalahgunaan wewenang 119 orang, serta perbuatan tercela yang mencapai 99 kasus. Jumlah jaksa nakal yang terkena sanksi pada tahun ini dipastikan akan lebih banyak. Angka ini jauh lebih banyak dibanding sanksi yang dijatuhkan pada tahun 2009 lalu, yang hanya terhadap 181 jaksa. Di mana (saat itu) sebanyak 47 kena hukuman berat, 96 jaksa dijatuhi hukuman sedang, sedangkan 38 lagi kena hukuman ringan.

"Dibanding tahun 2009, peningkatannya lebih dari 50 persen," kata Babul, di ruang kerjanya. Dijelaskan pula, sanksi yang dijatuhkan pada tahun 2009 tersebut, mengalami peningkatan sangat tipis dibanding tahun 2008 yang hanya 155 jaksa. Di mana sebanyak 52 jaksa di antaranya dijatuhi sanksi berat, sanksi sedang 75 orang, dan sebanyak 28 terkena sanksi ringan berupa teguran. (pra/jpnn)
Berita Selanjutnya:
Tasdik: Ini yang Terakhir!

JAKARTA - Tahun 2010 baru memasuki pertengahan September, tapi jaksa di seluruh Indonesia yang ketahuan melanggar aturan makin banyak saja dibanding


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News