16.896 Korban Banjir di Sangatta Kaltim Butuh Pakaian dan Obat-obatan

16.896 Korban Banjir di Sangatta Kaltim Butuh Pakaian dan Obat-obatan
Tim SAR Gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Foto : BPBD Kabupaten Kutim

Tim SAR Gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri dan sukarelawan sempat mengalami kendala mengevakuasi warga di hari pertama banjir lantaran kekurangan armada.

Namun, hari ini tim SAR mendapat bantuan beberapa armada dari Bontang, Samarinda. "Tadi apel kegiatan dipimpin Pak Bupati, kesiapan untuk mengatur secara teknis di titik-titik yang warganya perlu dievakuasi," ujar dia.

Menurut Syafruddin, warga korban banjir Sangatta saat ini sangat membutuhkan bahan makanan, seperti beras, telur, dan mie instan. Mereka juga memerlukan obat-obatan.

"Pakaian untuk anak-anak juga, karena pakaiannya banyak yang terendam, jadi tidak bisa dipakai. Pemkab sudah turunkan perawat di setiap posko banjir," katanya.

Baca Juga: Tanah Longsor di Kaltim, Jalan Poros Bontang - Sangatta Sempat Putus, Lihat

Pemkab Kutim sudah membuka dapur umum di beberapa titik banjir serta membuka posko pelayanan kesehatan.

"Pelayanan kesehatan sudah disediakan di posko pengungsian. Dapur umum yang dibuka terus menyalurkan makanan cepat saji ke warga terdampak banjir," ucap Syafruddin. (mcr14/fat/jpnn)


Belasan ribu warga terdampak banjir di Sangatta, Kaltim masih bertahan di pengungsian. Mereka butuh bantuan makanan, pakaian, dan obat-obatan.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Arditya Abdul Aziz

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News