JPNN.com

20 Board Game Indonesia akan Ikut Pameran Essen SPIEL 2019 di Jerman

Selasa, 22 Oktober 2019 – 04:24 WIB 20 Board Game Indonesia akan Ikut Pameran Essen SPIEL 2019 di Jerman - JPNN.com
Konferensi Essen SPIEL 2019. Foto: Bekraf

jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 20 board game Indonesia akan ambil bagian dalam Essen SPIEL 2019 di Jerman pada 24-26 Oktober mendatang.

Produk-produk board game Indonesia akan dipamerkan di Hall 3 booth 3Q106, Messe Essen, Jerman.

“Essen Spiel merupakan salah satu pameran skala internasional terbesar dan menjadi rujukan industri board game dunia,” ujar Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak, Senin (21/10).

Menurutnya, kualitas board game karya kreator Indonesia sudah luar biasa. Pemerintah pun terus mendorong board game tanah air untuk menunjukkan karya mereka di level dunia.

Untuk Essen SPIEL 2019, Bekraf dan Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia (APIBGI) akan membawa 20 judul board game tanah air.

Ke-20 board game yang terpilih telah lolos kurasi dan penjurian yang dilakukan pada13 September 2019 di Jakarta.

Berikut daftar lengkap 20 finalis yang nanti akan diikutsertakan dalam Essen SPIEL 2019 mewakili Indonesia di bawah bendera Archipelageek:

Bunaken: The Undersea Paradise, oleh PeBeeS, Belapati War oleh LOGI Games,
Cenayang oleh Memento Craft, Cine Write & Trade oleh Teman Maen Rutin Shuffle (Top 6 products highlight),
Coffee Crash oleh Manikmaya Games,
Dua Kerajaan oleh Dua Kerajaan Studio,
Jalan-Jalan oleh Chiveus, Kancil oleh Chiveus, Korowai oleh Tabletoys Indonesia (Top 6 products highlight), Laga Pendekar oleh Makhluk Oranye Games, Luwenak! oleh Andeux, Mindblowon The Card Game oleh MSBR Studio (Top 6 products highlight),
Nusa Rasa oleh Ketchup Games (Top 6 products highlight), Prabumeru oleh Novia Dwiyanti Putri, The Forbidden Ritual oleh MSBR Studio (Top 6 products highlight), SEN: Save The Queen oleh Tabletoys Indonesia (Top 6 products highlight), The Adventure of Bam-Bam Aksara Jawa oleh Bam-Bam, Toraja oleh Congkak Fun Factory, Unmask! oleh Chiveus, dan War of The Words oleh Wisnu Widiarta. (jos/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...