5.489 Kasus HIV Baru Dalam Kurun Waktu Tiga Bulan

5.489 Kasus HIV Baru Dalam Kurun Waktu Tiga Bulan
5.489 Kasus HIV Baru Dalam Kurun Waktu Tiga Bulan
JAKARTA--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat  sejak Juli hingga September 2012 jumlah kasus baru HIV mencapai 5.489 kasus. Persentase kasus HIV tertinggi dilaporkan pada kelompok umur 25 - 49 tahun (73,7 persen), diikuti kelompok umur 20-24 tahun (15,0 persen) dan kelompok umur > 50 tahun (4,5 persen).

“Rasio kasus HIV antara laki-laki dan perempuan adalah 1:1. Persentase faktor risiko HIV tertinggi adalah hubungan seks tidak aman pada heteroseksual 50,8 persen, penggunaan jarum suntik tidak steril pada  Pengguna Napza suntik (penasun) 9,4 persen, dan Lelaki Seks Lelaki (LSL) mencapai 7 persen,” terang Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Tjandra Yoga Aditama, Rabu (26/12).

 

Sementara untuk kasus AIDS, dari Juli sampai dengan September 2012 jumlah kasus baru AIDS yang dilaporkan sebanyak 1.317 kasus. Tjandra merincikan, persentase kasus AIDS tertinggi pada kelompok umur 30 - 39 tahun (40,7 persen), diikuti kelompok umum 20 - 29 tahun (29,0 persen) dan kelompok umur 40 - 49 tahun (17,3 persen).

“Rasio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 2:1. Jumlah kasus AIDS tertinggi dilaporkan dari Provinsi Bali 1012 kasus, DKI Jakarta sebanyak 648 kasus, Jawa Tengah 140 kasus, Jawa Barat 80 dan Kepulauan Riau 78 kasus. Persentase faktor risiko AIDS tertinggi adalah hubungan seks tidak aman pada heteroseksual (81,9 persen), penggunaan jarum suntik tidak steril pada Penasun (7,2 persen), dari ibu (positif HIV) ke anak (4,6 persen), dan LSL (2,8 persen),” jelasnya.

JAKARTA--Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat  sejak Juli hingga September 2012 jumlah kasus baru HIV mencapai 5.489 kasus. Persentase

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News