Ahli i3l Sebut Pemanfaatan Produk Bioteknologi di Indonesia Sangat Rendah
Minggu, 31 Oktober 2021 – 21:00 WIB
Pemanfaatan produk dari bioteknologi di dalam negeri masih sangat rendah. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com
Mario menyebut Indonesia baru memanfaatkan sebagian kecil dari bioteknologi seperti tempe, tape, atau makanan dan minuman terfermentasi lainnya.
"Di dalam tempe, misalnya, terdapat jamur, seperti Rhizopus oligosporus, yang tumbuh di permukaan kacang kedelai dan mengubah struktur, aroma, dan rasa kacang tersebut menjadi tempe," kata Mario. (mcr10/jpnn)
Ahli Bioteknologi dari Indonesia International Institute for Life Sciences Mario D. Bani mengatakan pemanfaatan produk dari bioteknologi di dalam negeri masih sangat rendah.
Redaktur & Reporter : Elvi Robia
BERITA TERKAIT
- Menteri Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggung Jawab Kolektif Pulihkan Lingkungan
- IBCSD & RTL Dorong Kolaborasi untuk Akeselerasi Ekonomi Sirkular di Indonesia
- Kisah Sukses Seblak Ngapak, dari Kos Kini Jadi Penopang Kuarga
- HNI Menyumbang Rp 963 M dari Total Transaksi Penjualan Langsung Nasional
- Selamatkan Mangrove, Kapolda Riau hingga Menteri LH Sambangi Kuala Selat
- Kampung Binaan Pertamina Lubricants Beri Dampak Ekonomi hingga Rp 200 Juta per Tahun
JPNN.com




