Aksi Perampok Mirip Teroris

Polri Kerahkan Densus 88 Buru Perampok CIMB Niaga Medan

Aksi Perampok Mirip Teroris
Aksi Perampok Mirip Teroris
Peneliti gerakan Darul Islam tersebut menduga para pelaku perampokan adalah alumni pelatihan Aceh yang belum tertangkap polisi. "Lantas, mereka membalas dendam dengan sisa-sisa senjata yang masih ada," duga Chaidar. Dia menyebut cara penyerangan di Bank CIMB Niaga, Medan, juga pernah dipraktikkan pada Bank BRI Kuta Blang, Bireun, Aceh, pada 2009. "Lihat saja fotonya, mereka siap mati dan kontak senjata. Bagi kelompok ini, merampok adalah bagian dari aksi jihad mereka," tuturnya. 

Namun, analisis Chaidar tersebut diragukan oleh Kadivhumas Mabes Polri Brigjen Pol Iskandar Hasan. Mantan Kapolda Bangka Belitung itu justru menduga pelakunya adalah residivis. "Ada dugaan ke arah sana. Dari cara memegang senjata, mereka terlihat terlatih," ujarnya di Mabes Polri kemarin. Saat ini Polri masih menginventarisasi nama-nama narapidana yang telah bebas dengan kaitan tindak kejahatan yang terjadi sebelum perampokan.  "Biasanya kita inventarisir kembali para pelaku Pasal 365 yang sebelumnya sudah pernah dipidana. Yang selesai menjalani hukuman, apa mereka bermain (merampok) lagi," ujarnya.

Namun, hingga kini tim penyidik yang dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno belum dapat menyimpulkan pelakunya. "Masih kita dalami sejumlah barang bukti yang kita temukan," katanya.

Barang bukti yang ditemukan dan berhasil diidentifikasi adalah selongsong peluru dan proyektil. Dari barang bukti yang ditemukan oleh polisi, dapat diidentifikasikan senjata yang dilakukan para pelaku. "Cocok dengan AK-47, M16, dan pistol. Tapi kita belum tahu dari mana (asal senjata) itu," ucapnya.

JAKARTA - Pelaku perampokan berdarah Bank CIMB Niaga Medan masih belum terkuak. Namun, hasil investigasi sementara tim bantuan Mabes Polri menyebut

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News