Anas Minta SBY dan Ibas Jadi Saksi Meringankan

jpnn.com - JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum mengajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sekretaris Jenderal PD Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas sebagai saksi.
Pengacara Anas, Firman Wijaya menyatakan, keduanya diajukan sebagai saksi meringankan untuk Anas setelah ditanyakan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ada dua saksi meringankan diajukan. Pertama adalah Pak SBY yang mengetahui persis tentang uang-uang 250 juta itu. Kedua adalah Pak Edhie Baskoro yang bisa mengetahui proses SC itu sendiri," kata Firman di KPK, Jakarta, Jumat (11/4).
Menurut Firman, hadir tidaknya SBY sebagai saksi meringankan sangat tergantung kepada itikad Ketua Umum PD tersebut. "Ketentuan pasalnya jelas, menyebutkan bahwa wajib. Ini kan soal itikad baik," ujarnya.
Firman menyatakan, kehadiran SBY penting karena terkait dengan pelaksanaan dan pembiayaan kongres. Begitu disinggung apakah dana dari Hambalang masuk ke Kongres, Firman menyatakan, hal itu bisa dijelaskan oleh SBY dan Ibas. "Tinggal dijelaskan saja oleh Pak SBY dan Pak Ibas," tandasnya. (gil/jpnn)
JAKARTA - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum mengajukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sekretaris Jenderal PD Edhie
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Good Mining Practice Jadi Kunci Keseimbangan Tambang dan Lingkungan
- Soal Kecelakaan di Purworejo, Pimpinan Komisi V Mendorong Audit Transportasi Publik
- Kapsul Minyak Ikan Gabus Jadi Solusi Ampuh Bagi Penyembuhan Luka
- Lapas Narkotika Muara Beliti Rusuh, Menteri Agus Klaim Ingin Sikat HP dan Narkoba
- MUI Jabar Minta Ba’alawi dan PWI Laskar Sabilillah Berdamai
- Harga Kebutuhan Pokok Meroket, Mahasiswa Esa Unggul Berbagi dengan Warga