Ancaman Terberat yang Diterima Febri Saat Bertugas di KPK

Ancaman Terberat yang Diterima Febri Saat Bertugas di KPK
Mantan Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah. Foto: Andika Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, berbagi pengalaman suka duka selama bertugas di lembaga antirasuah itu. 

Salah satunya terkait tugas-tugas yang membuatnya terpaksa pulang hingga dini hari ke rumah. 

"Ancaman karena pulang kepagian (dari istri) ada," ujar Febri dalam tayangan podcast jpnn.com yang juga disiarkan di kanal YouTube jpnn.com. 

Menurut jebolan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, setiap hari paling cepat pulang ke rumah Pukul sebelas malam. 

Bahkan ketika ada operasi tangkap tangan, maka jam pulang akan molor hingga Pukul 01.00 WIB atau 02.00 WIB.

"Biar enggak mengganggu orang di rumah, saya membawa kunci serap. Karena dulu terutama di 2018-2019, itu OTT banyak banget. Bisa dua dalam satu hari. Selang sehari kemudian bisa ada OTT lagi," ucapnya.

Pria yang pernah aktif sebagai penggiat antikorupsi di Indonesia Corruption Watch (ICW) ini, dirinya bisa saja cuek.

Misalnya, pulang sesuai jam kantor. Kemudian baru memberi penjelasan pada wartawan, besok harinya ketika ada OTT.

Febri berbagi pengalaman suka duka selama bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News