JPNN.com

Angka Pengangguran di Zaman Pak Harto Pernah 2,55%

Minggu, 11 Agustus 2019 – 10:30 WIB Angka Pengangguran di Zaman Pak Harto Pernah 2,55% - JPNN.com
Bursa kerja. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan terjadi penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), menjadi 5,01 persen pada Februari 2019. Saat ini, jumlah pengangguran di Indonesia menurut BPS berjumlah 6,82 juta orang.

Berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menyumbang angka pengangguran tertinggi di antara tingkat pendidikan lain, yaitu sebesar 8,63 persen. Berikutnya tingkat Diploma I/II/III (6,89 persen).

BPS menyatakan, mereka yang berpendidikan rendah cenderung mau menerima pekerjaan apa saja, dapat dilihat dari TPT SD ke bawah paling kecil di antara semua tingkat pendidikan yaitu sebesar 2,65 persen. Meski demikian, dibanding kondisi tahun lalu, penurunan TPT terjadi pada semua tingkat pendidikan.

Secara keseluruhan, jumlah angkatan kerja pada Februari 2019 sebanyak 136,18 juta orang, naik 2,24 juta orang dibanding Februari 2018. Komponen pembentuk angkatan kerja adalah penduduk yang bekerja dan pengangguran.

Pada Februari 2019, sebanyak 129,36 juta orang adalah penduduk bekerja dan sebanyak 6,82 juta orang menganggur. Dibanding setahun yang lalu, jumlah penduduk bekerja bertambah 2,29 juta orang, sedangkan pengangguran berkurang 50 ribu orang.

BACA JUGA: Belum Ada Anggaran Gaji PPPK Hasil Rekrutmen Februari, Sungguh Aneh

Struktur penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan pada Februari 2019 masih didominasi oleh tiga lapangan pekerjaan utama, yaitu: Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 29,46 persen; Perdagangan sebesar 18,92 persen; dan Industri Pengolahan sebesar 14,09 persen.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengakui dalam 20 tahun terakhir memang tingkat pengangguran terbuka saat ini yang terendah.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...