Anies Dipanggil KPK, Bambang Widjojanto Bilang Ada Upaya Politisasi

Anies Dipanggil KPK, Bambang Widjojanto Bilang Ada Upaya Politisasi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Mantan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Bambang Widjojanto menanggapi pemanggilan Gubernur Anies Baswedan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Bambang, pemanggilan ini harus dihormati karena penyelidik KPK mempunyai otoritas untuk memanggil seseorang termasuk Anies.

“Sikap Anies Baswedan dengan merespons cepat menghadiri undangan dari Penyelidik KPK juga perlu diapresiasi karena ditujukan untuk 'membantu KPK agar semuanya jelas,” ucap Bambang, Rabu (7/9).

Mantan petinggi KPK itu menyebutkan ada upaya politisasi terkait pemanggilan Anies mengenai isu Formula E.

"Anggota parlemen PSI dan PDIP dari DPRD secara intensif, terus menerus melakukan politicking dan provokasi untuk mempolitisasi satu program strategis Pemprov DKI Jakarta (Formula E),” ujar dia.

Terlebih, tahun ini kata dia, adalah tahun politik menjelang 2024 di mana tensinya makin menguat dan mengeras.

“Drama dan sandera politik serta potensi korupsi makin kuat dimainkan untuk menciptakan kegaduhan yang menunjukkan makin rapuhnya proses penegakan hukum,” tutur Bambang.

Anies Baswedan dipanggil KPK terkait dugaan korupsi dalam penyelenggaraan Formula E.

Bambang Widjojanto menanggapi pemanggilan Gubernur Anies Baswedan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News