Antisipasi Perusuh Berbau SARA di Ambon

3.272 Prajurit TNI-Polri Jaga Peserta MTQ

Antisipasi Perusuh Berbau SARA di Ambon
Antisipasi Perusuh Berbau SARA di Ambon
JAKARTA - Sepekan lagi, gelaran akbar dilangsungkan di Kota Ambon. Pada 8-15 Juni mendatangan, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar even Musabaqoh Tilawatil Quran Nasional (MTQN) di kota yang kerap terjadi kerusuhan bernuansa SARA itu. Untuk berjaga-jaga, 3.272 prajurit TNI-Polri disiagakan melindungi kafilah-kafilah MTQN dari penjuru Indonesia.

 

Usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) persiapan MTQN pamungkas di kantor Kemenag kemarin (31/5), Kapolda Maluku Brigjen Syarief Gunawan dan Pangdam Pattimura Mayjend Suharsono kompak menuturkan siap mengamankan pagelaran MTQN itu. Terutama ketika pembukaan MTQN yang dihadiri Presiden SBY dan penutupan oleh Wapres Boediono.

 

Suharsono menuturkan, total prajurit TNI dan Polri yang akan dikerahkan untuk mensukseskan MTQN 2012 berjumlah 3.272 personel. "Kosentrasi personel akan semakin kuat ketika MTQN dibuka RI 1 dan ditutup RI 2," ujar jenderal bintang dua itu.

 

Dia menambahkan, bagi seluruh kafilah yang akan berlomba bersama pendamping atau pemeriah MTQN lainnya tidak perlu cemas ketika akan memasuki kota Ambon. Dia menegaskan, kota Ambon saat ini sudah kondusif. Terkait ada kabar beberapa orang meninggal akibat kerusuhan beberapa waktu lalu, dia mengatakan itu kabar bohong.

 

JAKARTA - Sepekan lagi, gelaran akbar dilangsungkan di Kota Ambon. Pada 8-15 Juni mendatangan, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar even Musabaqoh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News