'Ngunduh Mantu' Putri Jokowi

Arak-arakan Presiden Bakal Diiringi Sado Berastagi

Arak-arakan Presiden Bakal Diiringi Sado Berastagi
Ratusan personil TNI-Polri turut serta mengiringi gladi kotor kirab kereta kencana dan sado yang digelar Selasa (21/11). Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos/jpg

jpnn.com, MEDAN - Acara ngunduh mantu putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu di rumah Muhammad Bobby Afif Nasution di Medan bakal dimeriahkan dengan kirab budaya.

Jika di Solo Kahiyang Ayu dibawa dengan kereta Kencana, di Medan keluarga Presiden Joko Widodo akan diarak dengan sado dari gedung Medan International Convention Center (MICC) menuju lokasi resepsi, Komplek Setia Budi Indah BHR (Bukit Hijau Regency), Medan.

Sementara, Kahiyang-Bobby akan menaiki beca motor yang dihias.

Selasa (21/11), aparat gabungan TNI/Polri melakukan simulasi kirab budaya yang melibatkan ratusan personel kepolisian, 200 di antaranya polisi wanita (Polwan) cantik.

Kirab ini dimulai dari gedung MICC menuju lokasi resepsi, Komplek Setia Budi Indah BHR Medan melalui ringroad yang berjarak sekitar 2 kilometer.

Simulasi kirab budaya ini ditinjau langsung Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri.

Bahkan, Paulus tidak segan-segan mencoba sado dan mengikuti simulasi arak-arakan tersebut. Sementara Kasat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Zulfikar dalam gladi itu berperan menjadi Presiden Joko Widodo, menaiki sado.

Kapolda Sumut, Irjen Pol, Paulus Waterpauw mengatakan, acara pernikahan ngunduh mantu Bobby Nasution-Kahiyang Ayu tentunya akan membawa unsur budaya di Sumut.

Acara ngunduh mantu putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu di rumah Muhammad Bobby Afif Nasution di Medan bakal dimeriahkan dengan kirab budaya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News