AS Batasi Operasi Militer Malam Hari di Afghanistan

AS Batasi Operasi Militer Malam Hari di Afghanistan
AS Batasi Operasi Militer Malam Hari di Afghanistan
Dengan kesepakatan baru itu, otoritas Afghanitan akan mengontrol penuh tahanan yang ditangkap dalam operasi penyergapan pada malam hari. Kewenangan lain otoritas  Afghanistan adalah memutuskan apakah para penyelidik AS bisa diberi akses terhadap para tahanan tertentu.

 

Selain itu, surat perintah penangkapan harus diajukan sebelum operasi penyergapan disetujui oleh otoritas lokal. Tentara Afghanistan, dengan dukungan dari pasukan AS, diharuskan mengajukan permohonan kepada seorang hakim local guna mendapat surat perintah penangkapan.

 

Sejumlah analis berpendapat bahwa perubahan prosedur tersebut bisa jadi menunda operasi dan mereduksi dampak buruk dari penyergapan. Ada sensitivitas yang berkembang di kalangan masyarakat Afghanistan terkait keberadaan tentara asing setelah terjadi berbagai insiden serangan yang mematikan. Termasuk, pembantaian 17 warga Afghanistan oleh tentara AS dan pembakaran Alquran di pangkalan militer NATO.

 

Warga Afghanistan menganggap operasi penyergapan di malam hari yang dilakukan oleh tentara asing menggangu privasi mereka. Operasi itu juga dinilai sering kali tidak menghormati kaum perempuan.(RTR/cak/dwi)

KABUL - Operasi dan serangan (penyergapan) tentara Amerika Serikat (AS) pada malam hari di Afghanistan akan dibatasi. AS dan Afghanistan, Minggu


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News