Asyam Korban Diksar, Pernah Diundang Presiden Jokowi

Asyam Korban Diksar, Pernah Diundang Presiden Jokowi
SEMASA HIDUP: Syaits Asyam dalam sebuah kegiatan kepecintalaman. Foto: Dok keluarga

jpnn.com - jpnn.com - Syaits Asyam, satu di antara tiga korban meninggal dalam diksar Mapala UII (Unisi) Jogjakarta.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, dia sempat bercerita tentang tragedi yang akhirnya merenggut nyawanya. Dia juga menyebut satu nama senior yang bertindak kasar kepada dirinya.

DWI AGUS, Jogjakarta

Cerita itu diungkapkan almarhum Syaits Asyam kepada sang ibu, Sri Handayani, yang menungguinya saat masih dirawat di RS Bethesda Jogajakarta.

Ketika itu dokter meminta Sri Handayani mencatat semua ucapan anaknya. Sebab, kondisi Asyam memasuki masa kritis.

Tujuannya, menghimpun informasi penyebab kekerasan fisik yang dialami anak tunggalnya itu.

Dalam catatan yang ditulis di kertas memo RS Bethesda tersebut, Asyam menyampaikan tiga poin.

Asyam sendiri sempat menulis poin pertama. Selanjutnya, poin kedua dan ketiga ditulis ibunya.

Syaits Asyam, satu di antara tiga korban meninggal dalam diksar Mapala UII (Unisi) Jogjakarta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News