Awam Politik, Golkar Dikira Gokart

Bacharuddin Jusuf Habibie

Awam Politik, Golkar Dikira Gokart
MUKTAMAR KE-V ICMI : Wakil Presiden Boediono berjabat tangan dengan Dewan Kehormatan ICMI BJ Habibie saat pembukaan Muktamar V Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/12). Dalam muktamar tersebut akan ditentukan kandidat Presidium Pengurus Pusat ICMI yang nantinya akan memilih Ketua Presidium ICMI 2010-2015. FOTO : DWI PAMBUDO/RM
BACHARUDDIN Jusuf Habibie, memang pernah menjadi Presiden ke-3 RI. Namun, sebagai teknokrat, awalnya dia bukan seorang politisi. Saat memberikan wejangan di Pembukaan Muktamar V Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) di Istana Bogor, Jawa Barat, kemarin, ia bercerita tentang pengalaman mengenal dunia politik.

Saat berusia 37 tahun, Habibie mengaku benar-benar buta dengan perpolitikan nasional. "Saya pikir Golkar dengan gokart itu sama. Saya juga tidak menyangka (akhirnya) menjadi tokoh Golkar," kata Habibie. "Maaf ya Pak Ical (Ketua Umum Partai Golkar yang juga hadir, Red), waktu itu Golkar saya kira gokart," kata Habibie disambut tawa hadirin.

Saat menjadi presiden, Habibie menjadi ketua dewan pembina Partai Golkar. Habibie lantas menceritakan pengalaman ketika diminta Mantan Presiden Soeharto (alm) menjadi Ketua Umum ICMI. Habibie diminta Soeharto untuk menunjukkan bahwa Islam bukan penghalang modernisasi. Karena Soaharto yang meminta, Habibie yang kala itu mengaku menolak dijadikan ketua, akhirnya menerima. "Pak Harto itu, dia unggul dalam meyakinkan orang," kata Habibie.

Pembukaan Muktamar V ICMI di Istana Bogor kemarin dihadiri Wapres Boediono dan sejumlah menteri, antara lain Menko Kesra Agung Laksono, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Agama Suryadharma Ali, Menkeu Agus Martowardojo, dan Mendiknas M. Nuh. Hadir pula, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

BACHARUDDIN Jusuf Habibie, memang pernah menjadi Presiden ke-3 RI. Namun, sebagai teknokrat, awalnya dia bukan seorang politisi. Saat memberikan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News