Bawa Jimat Malah Tak Lolos Tes CPNS

Bawa Jimat Malah Tak Lolos Tes CPNS
Sebanyak 2.315 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Keamanan Laut (Bakaml) RI mengikuti seleksi lanjutan dengan menggunakan system Computer Assisted Tes (CAT) di Komplek Seskoal, Jakarta, Senin (16/10). Foto: Bakamla RI

jpnn.com, JAKARTA - Karo Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengungkapkan, jimat terbukti tidak bisa menolong para peserta tes CPNS.

Pasalnya, dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan computer assisted test (CAT) banyak yang tidak lolos termasuk para pembawa jimat.

"Kami sudah berkali-kali mengimbau tidak usah membawa barang aneh-aneh. Modalnya cukup belajar dan doa saja," kata Ridwan yang dihubungi, Senin (23/10).

Banyaknya peserta yang bawa jimat, lanjutnya, menunjukkan begitu prestisiusnya posisi PNS di kalangan masyarakat sehingga berbagai cara dilakukan agar bisa lolos.

Untuk bisa lolos passing grade, peserta harus menguasai tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensia umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

"Biar pakai jimat sebanyak apapun kalau tidak bisa menjawab soal-soal yang diberikan ya tetap tidak bisa lolos. Terbukti di daerah-daerah yang kedapatan membawa jimat tidak satu pun yang lolos," ucapnya.

Walaupun sudah memberikan warning, menurut Ridwan, masih saja ditemukan para pelamar membawa jimat.

Jimat-jimat itu diminta disimpan di loker masing-masing dan bisa dibawa pulang bila sudah selesai ikut tes. (esy/jpnn)


Banyak peserta CPNS bawa jimat dengan harapan lolos tes


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News