Beginilah Optimisme BRI Songsong 2021

Beginilah Optimisme BRI Songsong 2021
Direktur Utama BRI Sunarso. Foto dok BRI

Selain itu BRI berhasil menyalurkan kredit senilai Rp. 935,35 triliun, dimana 80,65 persen diantaranya disalurkan kepada segmen UMKM.

Sepanjang 2020, BRI juga menjadi partner strategis pemerintah dalam kaitannya dengan penyaluran stimulus program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Tercatat BRI telah merestrukturisasi pinjaman senilai Rp218,6 triliun kepada 2,8 juta debitur, menyalurkan subsidi bunga UMKM senilai Rp5,5 triliun kepada labih dari 6,6 juta penerima, menyalurkan KUR Mikro senilai Rp 116,9 triliun kepada 4,4 juta debitur dan KUR Super Mikro sebesar Rp8,5 triliun kepada 972 ribu pelaku UMKM.

Selain itu BRI juga telah menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) senilai Rp 18,5 triliun kepada 7,7 juta penerima, serta menyalurkan kredit dengan penjaminan kepada 13,8 ribu nasabah UMKM dengan total nilai Rp8,34 triliun.

Strategi BRI yang memilih fokus untuk menjaga fundamental kinerja berbarengan dengan menyalurkan berbagai program stimulus pemerintah nyatanya diapresiasi oleh investor.

Pada penutupan perdagangan pasar modal di akhir tahun (30/12) saham BBRI ditutup di angka Rp4.170 per lembar saham. Angka ini tumbuh nyaris dua kali lipat dibandingkan dengan nilai saham BBRI di level terendah yang dibukukan 18 Mei silam di harga Rp2.160/unit.

Kenaikan harga saham tersebut membuat kapitalisasi pasar BRI kembali menembus angka Rp500 triliun, tepatnya mencapai Rp514 triliun pada penutupan bursa di tahun 2020.

Pencapaian tersebut sekaligus menempatkan bank kebanggaan negeri ini sebagai BUMN dengan kapitalisasi pasar terbesar di Indonesia.

Direktur Utama BRI Sunarso optimistis kinerja perseroan pada 2021 bakal lebih baik dibanding 2020.