Bela Bibit-Chandra, Endriartono Bikin Curiga

Bela Bibit-Chandra, Endriartono Bikin Curiga
Bela Bibit-Chandra, Endriartono Bikin Curiga
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-P, Trimedya Panjaitan, mempertanyakan motif mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto yang masuk Tim Pembela Bibit-Chandra (TPBC). Trimedyan mencurigai ada agenda tersembunyi di balik masuknya Endriartono.

"Ada dua hal yang harus dipertanyakan, apakah kasus Bibit-Chandra karena sarat dengan intervensi politik atau cuma Endriartono saja yang cari nama," tanya Trimedya di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Selasa (28/9).

Menurut Trimedya, jika ternyata Endriartono yang menawarkan diri untuk jadi kuasa hukum Bibit-Chandra maka kuat dugaan pensiunan TNI kelahiran Purworejo, Jawa Tengah itu punya agenda kepentingan politik tersendiri. Bahkan Trimedya mempertanyakan pengalaman Endriartono dalam penegakan hukum. "Mungkin kalau mantan Panglima TNI masuk, lebih karena pengaruhnya diatau powernya dia mau diambil oleh Bibit-Chandra," ungkap Trimedya.

Sebelumnya di KPK, Senin (27/9), Endriartono mengaku keterlibatan dirinya menjadi kuasa hukum Bibit-Chandra lebih karena prihatin melihat berbagai masalah yang menimpa KPK. "Saya prihatin dengan tingginya gangguan di tengah kinerja KPK memberantas korupsi. Lembaga hukum yang bekerja signifikan memberantas korupsi ini ditimpa kesusahan dan dikriminalisasi," kata Endriartono.

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-P, Trimedya Panjaitan, mempertanyakan motif mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto yang masuk Tim

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News