Belum Semua Korban Gempa Aceh Tersentuh Bantuan

Belum Semua Korban Gempa Aceh Tersentuh Bantuan
Warga melaksanakan Salat Jumat di Masjdi Jami Quba Pangwa di Pidie Jaya. Foto: Eno Sunarno/Rakyat Aceh

Lama pemulihan bergantung kondisi ketahanan tiap-tiap anak. Ada anak yang cuma beberapa bulan sudah bisa recovery. Namun, tak jarang juga mereka yang mengalami trauma hingga berkepanjangan. ”Karena memang tingkat traumatis yang dialami tiap-tiap anak berbeda. Kemudian, bagaimana tingkat ketahanan mereka bisa menerima suatu kondisi juga berbeda-beda,” paparnya.

Anak-anak perlu perhatian ekstra. Pendampingan tak cukup sebatas dilakukan pada masa tanggap darurat. Orang tua juga perlu cermat dalam memperhatikan kondisi anak. Kemensos melibatkan mahasiswa setempat untuk meneruskan tongkat estafet tersebut. Selain itu, ada tim tagana dengan kemampuan psikososial yang akan mendampingi.

Dalam pendampingan yang sudah dilakukan saat ini, Henny menerapkan pendekatan edutainment dengan cara bermain sambil belajar. Cara tersebut dinilai lebih ampuh daripada cara langsung bertanya kepada anak soal kesedihan yang dialami. ”Kami nyanyi, berhitung, salawat, dan banyak lainnya. Atau kami ajak menggambar. Lalu kami minta dia cerita soal gambar itu. Dari situ kita bisa tahu juga soal tingkat stres atau trauma anak,” ungkap Henny. (bil/tyo/mia/c9/ca)


PIDIE JAYA - Bantuan dan dukungan memang terus mengalir buat korban gempa di Pidie Jaya, Aceh. Namun belum semua korban terjangkau bantuan. Salah


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News