Bharada E Berdoa sebelum Menembak Yosua, Ferdy Sambo: Kau Tembak Cepat!

Bharada E Berdoa sebelum Menembak Yosua, Ferdy Sambo: Kau Tembak Cepat!
Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (17/10). Foto: Ricardo/JPNN

Menurut JPU, saat itu Ferdy Sambo mengenakan sarung tangan hitam. Polisi dengan pangkat terakhir irjen itu juga memasukkan senjatanya yang sempat terjatuh ke dalam saku kanannya.

Surat dakwaan juga mendedahkan Ferdy Sambo ikut mengeksekusi Yosua. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu memerintahkan Yosua berjongkok.

Yosua pun berjongkok sembari mengangkat ke tangannya ke atas. Yosua, tutur JPU, sempat mengundurkan langkah sebagai bentuk penyerahan diri.

Selain itu, Yosua juga bertanya tentang peristiwa yang sedang dihadapinya. "Ada apa ini?" kata KPU menirukan ucapan Yosua.

Namun, Ferdy Sambo justru memerintahkan Bharada Richard menembak Brigadir Yosua.

"Kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat, woy kau tembak!" ucap Sambo berteriak memerintah Richard.

Tanpa ragu, Richard mengarahkan senjata merek Glock 17 ke arah Brigadir Yosua. Ada tiga hingga empat tembakan dari senjara Richard yang membuat Yosua berdarah dan terkapar.

Selanjutnya giliran Sambo. Suami Putri Candrawathi itu menghampiri Brigadir Yosua yang tergelak di dekat tangga kamar mandi.

Bharada Richard Eliezer yang diperintah oleh Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir Yosua sempat berdoa sebelum menembak korbannya dalam pembunuhan berencana.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News