Blink-182 Nyaris Jadi Korban Penembakan Massal di Texas

Blink-182 Nyaris Jadi Korban Penembakan Massal di Texas
Blink-182. Foto: Instagram/blink182/willietoledo

jpnn.com - Amerika Serikat kembali diguncang tragedi penembakan. Pada Sabtu (3/8) waktu setempat, terjadi penembakan di pusat perbelanjaan Cielo Vista Mall di El Paso, Texas. Sebanyak 20 orang dinyatakan meninggal, sementara puluhan lainnya mengalami cedera. Band blink-182 nyaris menjadi korban tragedi tersebut.

Ketika kejadian berlangsung, Mark Hoppus dan kawan-kawan ada di El Paso untuk persiapan konser. Pemilik hits All the Small Things itu dijadwalkan manggung bersama Lil Wayne di UTEP Don Haskins Arena pada Minggu (4/8). Hoppus dan drummer Travis Barker serta vokalis Matt Skiba baru saja selesai sarapan. Mereka keluar hotel untuk jalan-jalan.

Namun, rencana tersebut langsung dibatalkan. ''Tim pengamanan kami mengirim pesan singkat, ada penembak di mal yang akan kami kunjungi,'' papar Hoppus yang aktif mengunggah cuitan saat kejadian. Mereka pun kembali ke hotel. ''Ada lusinan mobil polisi di sepanjang jalan. Banyak helikopter,'' lanjutnya.

BACA JUGA: Blink-182 Umumkan Kolaborasi dengan The Chainsmokers, Kok Mau Ya?

Hoppus menjelaskan, kondisi sempat kacau lantaran kesalahan informasi. Interkom di hotelnya sempat mengumumkan, ada penembakan di pusat perbelanjaan Bassett Place yang ada di seberang jalan. Tapi, dia tidak melihat ada polisi mendekat. ''Sepertinya itu cuma kekhawatiran berlebihan. Parah banget,'' cuit basis blink-182 tersebut.

Lewat akun Twitter resmi mereka, blink-182 menyatakan, konser ditunda sebagai bentuk solidaritas atas tragedi El Paso. ''Segenap cinta kami buat seluruh penduduk El Paso,'' ungkap mereka. (Billboard/fam/c22/jan)


Amerika Serikat kembali diguncang tragedi penembakan. Setidaknya 20 orang tewas di pusat perbelanjaan Cielo Vista Mall di El Paso, Texas. Personel Blink-182 nyaris jadi salah satunya


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News