Bripka Ridho Bercerita Detik-Detik Pria Tak Dikenal Menikam Lehernya, Ngeri

Bripka Ridho Bercerita Detik-Detik Pria Tak Dikenal Menikam Lehernya, Ngeri
Gubernur Sumsel Herman Deru saat membesuk Bripka Ridho Oktanaro. Foto: ANTARA/Yudi Abdullah/21

jpnn.com, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menjenguk Bripka Ridho Oktanaro yang masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Palembang.

Bripka Ridho menjadi korban penusukan ketika sedang bertugas di Pos Polisi Simpang Empat Jalan Angkatan 66, Sekip Ujung Palembang, Jumat (4/6).

Herman Deru menyesalkan kejadian upaya pembunuhan terhadap anggota kepolisian lalu lintas (polantas) itu.

"Anggota polantas yang bertugas di jalan membantu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas seharusnya dihormati bukan dicelakai dengan ditikam menggunakan pisau seperti yang dilakukan tersangka MI kepada Bripka Ridho Oktonaro," kata dia seusai menjenguk anggota polantas korban upaya pembunuhan di RS Bhayangkara Palembang, Sabtu.

Mencegah kejadian serupa terulang kembali, dia mengimbau petugas yang melakukan pelayanan kepada masyarakat di lapangan seperti polantas dan profesi lainnya agar selalu waspada menghadapi kemungkinan adanya oknum masyarakat melakukan tindakan yang bisa membahayakan keselamatan jiwa.

"Kewaspadaan tinggi diperlukan dalam bertugas melayani masyarakat yang memiliki latar belakang budaya, pendidikan, dan ekonomi yang berbeda-beda," ujarnya.

Herman memberi peringatan keras kepada masyarakat agar tidak melakukan perbuatan melawan petugas.

Tersangka pelaku upaya pembunuhan anggota Polantas Polrestabes Palembang itu harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum.

Bripka Ridho Oktanaro menjelaskan, pada saat kejadian dirinya tengah bertugas di Pos Polisi Simpang Empat Lampu Merah Jalan Angkatan 66 Palembang.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News