BTN Mirip Agen Properti

BTN Mirip Agen Properti
Rumah. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - SURABAYA - Untuk meningkatkan porsi pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) kini bertindak seperti agen properti dengan memfasilitasi pengembang perumahan menjual rumah yang mereka bangun.

Caranya, BTN membangun portal khusus properti yang berisi tentang informasi proyek-proyek perumahan yang dibangun pengembang mitra BTN. Bank juga mendirikan unit khusus untuk membantu pengembang memasarkan rumah yang mereka bangun.

’’Jadi, nanti kami mirip agen properti dan bersaing dengan mereka (agen properti, Red),’’ kata Kepala Wilayah II BTN Adi Suharto Atmadja. Wilayah II mencakup area Jateng, Jatim, Bali, NTB, dan NTT.

Dengan cara menjemput bola tersebut, BTN berharap konsumen memilih proyek yang dibangun pengembang mitra BTN. Secara tidak langsung, KPR BTN pun terdongkrak. Bukan hanya itu, BTN berharap bisa meraup fee agen dari setiap penjualan rumah. Pendapatan nonbunga (fee based income) BTN diharapkan ikut meningkat.

Salah satu yang akan digarap BTN adalah proyek rumah murah dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. BTN berharap tahun ini dapat menjual 59 ribu unit rumah bersubsidi. 

Dengan harga rata-rata rumah bersubsidi Rp 116,5 juta per unit, artinya harga jual rumah berkisar Rp 6,8 triliun. Jadi, potensi kredit KPR yang bisa diraup BTN mencapai Rp 5 triliun.

Selain pengembang, BTN menggandeng pondok pesantren, pemerintah kota dan kabupaten, serta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka menggarap pasar santri dan pengasuh pondok pesantren, PNS, dan pekerja yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Pada pertengahan Februari, BTN juga telah menggandeng Pemkab Jombang dalam penyediaan KPR bagi 257 unit rumah bersubsidi. Harga jual setiap rumah sebesar Rp 110 juta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News