Cara Dahlan Membaca Isyarat Mahfud MD soal Ferdy Sambo

Cara Dahlan Membaca Isyarat Mahfud MD soal Ferdy Sambo
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kolumnis kondang Dahlan Iskan mendapat cerita tentang pengungkapan kematian Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Melalui tulisan Disway edisi Rabu (10/8), Dahlan menggambarkan kasus pembunuhan Brigadir J terungkap setelah Menko Polhukam Mahfud MD menyodorkan jalan pintas.

"Mahfud MD telah menjadi sinar itu. Tanpa dia terlihat menyala-nyalakan dirinya. Ketika saya coba memujinya, Mahfud merendah," demikian tulisan Dahlan.

"Ini karena Bapak Presiden tegas sekali. Dan Kapolri juga bertindak cepat," begitu kalimat Mahfud saat dipuji Dahlan, Selasa (9/8) menjelang subuh.

Dalam tulisan berjudul Labirin Polkam itu, Dahlan menceritakan pengungkapan peristiwa Duren Tiga menemukan titik terang setelah dicarikan jalan pintas, yaitu melalui ''bedol desa''.

Bedol artinya mencabut pohon sampai ke akar-akarnya. Istilah bedol desa pertama dipakai pada program transmigrasi. Seluruh penduduk desa dipindahkan. Tidak ada yang tersisa. Dengan demikian tidak ada perasaan pilih-kasih.

Dalam peristiwa Duren Tiga, ternyata juga harus dilakukan bedol desa. "Itu kuncinya," ujar Mahfud kepada Dahlan.

Para Jenderal Polisi Diisolasi

Bedol desa di Mabes Polri dilakukan dengan cara memindahkan mereka yang terlibat ke Markas Komando Brimob di Kelapa Dua Depok.

Dahlan Iskan mendapat isyarat begini dari Menko Polhukam Mahfud MD soal Irjen Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. Ternyata.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News