Cegah Gangguan Kulit Dermatitis Kontak, Hindari Moisturizer Berwarna dengan Wangi Buatan 

Minggu, 28 Maret 2021 – 12:43 WIB
Cegah Gangguan Kulit Dermatitis Kontak, Hindari Moisturizer Berwarna dengan Wangi Buatan 
Ilustrasi perawatan kulit (ANTARA/Shutterstock)

jpnn.com - Masa pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat tertib mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer yang kandungan alkoholnya minimal 60% agar bisa mematikan virus atau bakteri.

Menurut dr. Novia Yudhtiara Sp. KK, penggunaan hand sanitizer yang ideal bisa mencegah virus corona dan terhindar dari Dermatitis kontak.

Dermatitis kontak adalah peradangan berupa ruam gatal kemerahan pada kulit yang muncul akibat kontak langsung dengan zat tertentu dan mengiritasi kulit. Bisa juga merupakan reaksi alergi terhadap zat tertentu.

"Ruam yang muncul akibat peradangan ini tidak menular atau berbahaya, tetapi bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi penderita," kata dokter Novia dalam webinar kesehatan dengan tema 'Dermatitis kontak iritan akibat penggunaan hand sanitizer,

Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin di Siloam Hospitals Sepanjang Jaya ini, penderita harus mengidentifikasi dan menghindari penyebab munculnya dermatitis kontak pada kulit mereka.

"Ada jeda waktu, minimal 20 detik mencuci tangan, paling baik menggunakan sabun dan air mengalir. Setelah mengeringkan tangan, segera gunakan pelembab atau moisturizer," jelasnya.

Lantas bagaimana cara memilih moisturizer yang aman? dokter Novia membagikan tipnya. Pertama, pilih pelembab dengan kandungan mineral oil dan atau Petrolatium yang biasanya dinyatakan di balik kemasan.

Kedua, pilih pelembab yang tidak mengandung pewarna dan pengharum buatan.

SPONSORED CONTENT

loading...