CPNS 2024 dan PPPK Terdampak Penundaan Pengangkatan Diminta Lapor
jpnn.com - JAKARTA - Para calon PPPK 2024 dan CPNS 2024 di lingkup Pemerintah Provinsi Bali yang terdampak penundaan pengangkatan diminta untuk lapor ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.
Diketahui, jadwal pengangkatan PPPK 2024 ditunda menjadi Maret 2026 dari jadwal sebelumnya Juli 2025.
Adapun pengangkatan CPNS 2024 molor menjadi Oktober 2025 dari yang sebelumnya Maret 2025.
BKPSDM Bali meminta CPNS 2024 yang telanjur mengundurkan diri dari tempat bekerjanya agar membuat laporan ke instansinya.
“Kami memberikan ruang untuk bisa menyampaikan kepada kami apabila ada kasus semacam itu, kalau untuk di Bali belum ada laporan bahwa dia sampai resign,” kata Kepala BKPSDM Bali Ketut Lihadnyana di Denpasar, Selasa (11/3).
Dia mengaku menyadari, khususnya CPNS formasi 2024, pasti sudah ada yang mengundurkan diri dari pekerjaan sebelumnya di perusahaan swasta karena jadwal awal 1 Maret 2025 surat keputusan pengangkatan mereka sudah keluar.
Namun, kasus CPNS resign dari tempatnya bekerja ini hanya ia dengar di daerah luar Bali sehingga BKPSDM Bali berjanji menunggu laporan mereka yang terdampak dan akan membantu memberikan jalan keluar.
“Kalau skema (membantu CASN) tetap pada konteks melaksanakan koordinasi, kemarin Deputi SDM KemenPANRB minta untuk dikomunikasikan, semoga ini bisa dikomunikasikan,” ujar Lihadnyana yang juga mantan Penjabat Bupati Buleleng itu.
Para calon ASN yang terdampak penundaan pengangkatan PPPK 2024 dan CPNS 2024 diminta lapor.
- Kemendikdasmen Siapkan Rangkaian Kebijakan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru
- Setop Mengotak-ngotakkan Jabatan PPPK & PPPK Paruh Waktu, Poin 6 Picu Masalah Baru
- Gaji PPPK Paruh Waktu Rp1,5 Juta, tetapi Pemda Enggak Kuat
- 4 Instruksi Menteri Rini kepada Pemda soal Manajemen ASN terkait PPPK
- PPPK Paruh Waktu Bukan Cuma Guru, Nakes, & Tendik, Tenaga Teknis Butuh Perhatian Juga
- Indrajaya: PPPK Aset Negara, Bukan Beban APBN
JPNN.com




