JPNN.com

Daud Jordan Ingin Kuliah

Senin, 19 Desember 2011 – 17:51 WIB Daud Jordan Ingin Kuliah - JPNN.com
BUKAN rahasia umum jika petinju di Indonesia selama ini identik dengan atlet yang kurang berpendidikan. Mereka biasanya lebih kental disebut sebagai atlet yang menedepankan otot bukan otak.

 

Namun, anggapan itu ditolak oleh Daud Jordan. Sebagai petinju kelas bulu andalan Indonesia di masa depan, dia ingin meneruskan pendidikannya ke jenjeng perguruan tinggi.

"Saya tahu selama ini banyak petinju yang pendidikannya tak lebih dari SMA, bahkan mungkin tidak sampai lulus. Saya akan tunjukkan jika tidak semua begitu," katanya saat ditemui di Jakarta sepulang dari Australia lalu.

Petinju berjuluk The Stones tersebut mengutarakan niatnya beberapa tahun ke depan untuk mengambil jurusan kepelatihan olahraga. Dia melihat jurusan itu cocok untuknya karena sebelumnya adalah lulusan SMA Ragunan yang merupakan sekolah para atlet olahraga.

Jalan tersebut ditempuh Daud karena dirinya sadar tidak selamanya bakal terus menggantungkan hidup menjadi seorang petinju. Juga, dia miris melihat kisah hidup para petinju seniornya yang kebanyakan merasakan masa depan suram setelah tak lagi naik ring.

"Ini pilihan masa depan saya. Saya yakin mampu kuliah sambil bertinju. Karena saya sudah menemukan ritmenya," ujar petinju 24 tahun tersebut.

Menjadi seorang pengajar selama ini juga menjadi cita-cita Daud. Dia ingin, jika telah pensiun kelak, bisa menyelaraskan ilmu yang telah didapatnya saat bertinju dengan ilmu di bangku kuliah. Dengan begitu, jika mendapat kesempatan menjadi seorang pelatih, dia mampu mencetak petinju yang mengedepankan sport science dengan kemampuan yang maksimal pula.

Lantas, apakah niatan ini membuat Daud kurang fokus lagi dalam naik ring? Ternyata tidak. Dia menegaskan jika saat ini targetnya jelas dan mantap untuk bertinju hingga cita-citanya menjadi seorang juara dunia tercapai.

 

"Saya sudah total di sini. Saya harus bisa menjadi juara dunia dan mempertahankannya selama mungkin. Saya fokus dulu untuk meraihnya, setelah itu baru berbicara tentang akademik saya," tandasnya. (aam)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...