Demo Protes Kenaikan TDL di Bali

Demo Protes Kenaikan TDL di Bali
Demo Protes Kenaikan TDL di Bali
DENPASAR -  Kenaikan tarif Dasar Listrik (TDL) disambut aksi  penolakan oleh mahasiswa di Denpasar,  Demo yang dilakukan oleh Liga Mahasiswa Nasional Demokratik (LMND) Bali menilai pemerintah tidak peka dengan kesusahan rakyat. Mereka meminta pemerintah  melakukan langkah kemandirian energi daripada merugikan masyarakat luar.

Dalam aksi yang diikuti oleh belasan orang, pendemo berkumpul di perempatan Matahari Mall. Aksi  diawali dengan berjalan kaki dari Kampus Universitas Udayana (Unud). Dalam aksinya, mereka  menyertakan dua orang berpakain jas dan melambangkan PLN serta Pertamina. Dua simbol perusahaan  pemerintah tersebut mendorong tiga orang yang dilambangkan rakyat kecil.

Di akhir aksinya, giliran kedua perusahaan diinjak-injak oleh masyarakat. "Pemerintah tidak  berpihak. Di tengah-tengah kondisi yang menghimpit masyarakat, justru warga menjadi jadi objek. Penjelasan pemerintah seperti anak singa makan padi alias tidak masuk akal," tukas pengurus eksekutif LMND Kota Denpasar Aziez Suryo Putro Pribadi di sela-sela aksi.

Berdasarkan penilaian LMND, ada dua hal penyebab terjadinya krisis kelistrikan. Pertama karena tidak  pemerintah tidak melakukan optimalisasi pembangkit, kedua hampir tidak ada inisiatif atau usaha  untuk mendorong diversifikasi energi. Untuk itu pemerintah didesak mengkoreksi kebijakan terutama  yang berbau neoliberal. Padahal seharusnya pemenuhan bahan bakar menjadi prioritas.

DENPASAR -  Kenaikan tarif Dasar Listrik (TDL) disambut aksi  penolakan oleh mahasiswa di Denpasar,  Demo yang dilakukan oleh Liga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News