Dephub Audit Fuel Surcharge

Dephub Audit Fuel Surcharge
Dephub Audit Fuel Surcharge
Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar mengaku akan meng-evaluasi penetapan fuel surcharge oleh perusahanaanya dalam 10 hari kedepan. Hal itu dilakukan sebagai respon atas berbagi kritik dan dan penegasan para Menteri yang meminta penurunan tarif itu. “Insya Allah, dalam 10 hari ke depan, akan ada keputusan itu. Kita akan lihat apakah avtur yang ditetapkan Pertamina stabil atau tidak. Kami sih siap saja,” tegasnya.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Pujobroto menegaskan bahwa biaya yang dikeluarkan Garuda untuk membeli avtur membangka tahun ini. Jika pada semester pertama tahun lalu pengeluaran perusahaan untuk avtur hanya Rp 1,9 triliun, hingga semester pertama tahun 2008, kebutuhan avtur sudah mencapai Rp 3,2 triliun. “Dalam situasi normal, biaya avtur itu mencapai 20-25 persen dari total biaya, tapi sekarang sudah 40-45 persen, “ jelasnya. (wir)


JAKARTA - Departemen Perhubungan tak sabar lagi menunggu para maskapai menurunkan fuel surcharge (tarif penyesuaian harga minyak dunia) dengan kesadarannya


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News