Di Balik Menurunnya Popularitas PM Benjamin Netanyahu dan Kemarahan Warga Israel

Di Balik Menurunnya Popularitas PM Benjamin Netanyahu dan Kemarahan Warga Israel
PM Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya, Sara saat menghadiri sebuah acara bulan April lalu. (Reuters: Rami Shlush)

Cerita ini dimulai dua minggu setelah Benjamin Netanyahu menjabat.

Ia memenangkan kursi perdana menteri Israel secara mengejutkan dalam pemilihan umum Israel tahun 1996, dengan janji membangun lebih banyak permukiman bagi warga Yahudi di Tepi Barat dan memblokir pembentukan negara Palestina.

Sekarang semua orang membicarakan kasus 'Nannygate' yang melibatkannya.

Seorang 'au pair' atau pengasuh anak di rumahnya membuat laporan kepada media, menuduh istri Benjamin, yang bernama Sara, memecatnya karena menggosongkan sup yang dimasaknya.

Cerita lainnya menggambarkan ibu negara tersebut sebagai germofobia, atau seorang dengan kekhawatiran yang berlebihan terhadap kuman. Sara juga dikenal sebagai sosok yang rewel dan akan menyerang siapa pun yang tidak dapat memenuhi standarnya.

Inilah yang kemudian menentukan apa yang terjadi dua dekade berikutnya.

Sorotan media dan perbincangan di Israel tidak hanya tertuju pada PM dan kebijakannya, tapi juga pada anggota keluarganya.

Sara Netanyahu menjadi topik yang banyak dibicarakan warga Israel selama bertahun-tahun.

Keluarga Netanyahu sudah menguasai politik Israel selama lebih dari dua puluh tahun

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News