Selasa, 25 Juni 2019 – 23:23 WIB

DIborgol Saat Dirawat, Napi Protes

Senin, 31 Mei 2010 – 10:44 WIB
DIborgol Saat Dirawat, Napi Protes - JPNN.COM

GORONTALO – Pengamanan ekstra ketat yang diberlakukan Lapas Gorontalo terhadap salah seorang narapidana Fandy Liputo diprotes pihak keluarga. Pasalnya, meski saat ini sementara terbaring di Rumah Sakit Aloei Saboe, namun Fandy masih tetap diborgol oleh salah seorang petugas lapas.

Yasrin Liputo, orang tua Fandy Liputo menyatakan keberatan dengan sikap petugas lapas tersebut. Alasannya, anaknya sudah mendapat jaminan sehingga tidak perlu diborgol. Menurut Yasrin, akibat diborgol anaknya kesulitan untuk buang air. "Anak saya sudah tiga hari dirawat di sini (RSAS,red) dan tidak diborgol karena sudah mendapatkan jaminan. Namun hari ini ada seorang petugas lapas yang datang dan langsung memborgol anak saya dan langung pergi begitu saja. sehingga anak saya kesulitan untuk buang air," ungkap Yasrin.

Istri Yasrin, Ratna Humunggio juga mengaku sangat terpukul saat mengetahui anaknya harus diborgol. Ratna mengaku anaknya tidak ada niatan untuk melarikan diri karena sudah menghabiskan masa tahanannya kurang lebih 2 tahun dari vonis hukuman 5 tahun. "Saya sudah memohon kepada petugas lapas tersebut agar tidak memborgol anak saya namun petugas lapas tersebut tidak menghiraukan dan tetap memborgol anak saya," ungkap Ratna berlinang air mata.

Saat dimintai keterangan oleh Gorontalo Post, S.Yusuf salah seorang petugas Lapas mengaku hal yang dilakukan oleh petugas lapas saat itu sudah sesuai Prosedur, S.Yusuf mengaku tindakan yang diambil oleh rekannya tersebut semata-mata dengan pertimbangan kekhawatiran jangan sampai pasien yang juga berstatus Napi tesebut melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Menurut saya hal itu sudah sesuai prosedur, petugas hanya khwatir jika Napi tersebut berbuat hal-hal yang tidak diinginkan," ungkap S.Yusuf.(Tr-09)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar