Djasmi, Warga Surabaya Itu Dibunuh dengan Cara Dipukul Besi 5 Kali, Begini Kronologisnya

Djasmi, Warga Surabaya Itu Dibunuh dengan Cara Dipukul Besi 5 Kali, Begini Kronologisnya
Isa Ansori beserta barang bukti saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya. Foto: Dok. Sat Reskrim Polrestabes Surabaya

jpnn.com, SURABAYA - Tewasnya perempuan bernama Djasmi (45) warga Wisma Tirta Agung, Gunung Anyar Tambak, Surabaya, Jawa Timur, akibat luka di bagian punggung dan kepala.

Perbuatan itu dilakukan oleh suaminya Isa Ansori (48) warga Dusun Modo, Lamongan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Mirzal Maulana mengatakan luka tersebut akibat benda tumpul yang dipukulkan ke tubuh korban sebanyak lima kali.

"Alat besi pleser dipukulkan ke punggung satu kali, kemudian ke kepala bagian belakang dua kali, dan terakhir kepala bagian depan dua kali," ungkap Mirzal, Sabtu (16/10).

Akibat pukulan itu, korban mengalami pendarahan yang menyebabkan korban kehabisan darah kemudian meninggal.

"Korban meninggal di pangkuan anaknya ketika mencoba meminta pertolongan ke warga setempat," ujar dia.

Mirzal menjelaskan pelaku dengan korban merupakan pasangan nikah siri yang tinggal serumah. Dalam dua bulan terakhir keduanya sering terlibat cekcok karena cemburu.

"Cemburu itu didasari korban yang sering membuat konten dalam media sosial dan chatting WhatsApp dengan pria lain," beber dia.

Perempuan bernama Djasmi (45) warga Wisma Tirta Agung, Surabaya, dibunuh oleh suaminya sendiri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News