DPR Desak Pemerintah Tambah RS dengan Kemampuan Deteksi Dini Virus Corona

Menurut dia, pengetatan harus dilakukan dalam membatasi ruang interaksi. Kemudian, memberikan edukasi cara hidup sehat. Melakukan pemeriksaan suhu badan. "Itu harus masif," katanya.
Selain itu, dia juga mengimbau pemerintah untuk sementara melarang pendatang dari luar negeri masuk ke Indonesia, demi mencegah penyebaran virus corona.
"Saya menyarankan, saya kira pendatang yang dari luar negeri dilarang dulu masuk Indonesia. Ini untuk melokalisir, karena frekuensi kenaikan kasus corona cukup tinggi," katanya.
Dia meminta kesadaran semua masyarakat agar tidak ada lagi kontroversi terkait langkah yang ditempuh pemerintah. Sebab, Syarief menegaskan bahwa yang utama sekarang ini adalah soal keselamatan manusia. "Tidak ada hukum yang tertinggi selain menyelamatkan manusia. Jadi, kepentingan bangsa, kepentingan rakyat, itulah hukum yang tertinggi," katanya.
Lebih jauh, dia mewanti-wanti ketersediaan masker dan hand sanitizer. Menurut dia, pabrik harus tetap memproduksi masker, dan tidak melakukan ekspor, alias atau mendahulukan kebutuhan di dalam negeri. "Kemudian hand sanitizer semua harus tersedia dalam rangka menjaga kesehatan," ungkapnya. (boy/jpnn)
Wakil Ketua Komisi V DPR Syarief Abdullah Alkadrie menilai upaya yang dilakukan pemerintah dalam menyiapkan rumah sakit untuk mengantisipasi penyebaran virus corona sudah sangat baik
Redaktur & Reporter : Boy
- Adian Napitulu Perjuangkan Potongan Aplikator ke Ojol Turun Jadi 10 Persen
- Komisi VI DPR Sidak Jasa Marga, Pastikan Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2025
- Langkah Mendes Yandri Berhentikan TPP Dinilai Bukan karena Like and Dislike
- Komisi V DPR: Langkah Kemendes Pecat Pendamping Desa karena Maju Caleg Tidak Berdasar
- Mentrans Iftitah Tetap Optimistis Kembangkan Kawasan Transmigrasi di Tengah Efisiensi
- Stasiun Kebasen Beroperasional Lagi untuk Angkutan Penumpang, Yanuar Arif: Alhamdulillah, Sejarah Terukir