Edy Ismail Sebut Satu Pemain Sriwijaya FC Pernah Terlibat Sepak Bola Gajah

Edy Ismail Sebut Satu Pemain Sriwijaya FC Pernah Terlibat Sepak Bola Gajah
Skuat Sriwijaya FC. Foto: sumeks.co

jpnn.com, PALEMBANG - Sriwijaya FC akan melakoni latihan perdana sore ini di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. Semua pemain yang dikumpulkan dengan kerja keras akan berkumpul sore ini sekalian menjalankan tradisi teken kontrak.

Dari sekian nama pemain, ternyata ada satu nama yang pernah menghebohkan dunia sepak bola karena terlibat sepak bola gajah pada 26 Oktober 2014.

Dia adalah Moniega Bagus. Dia main sebagai starting eleven pada pertandingan Grup N Babak Delapan Besar Divisi Utama yang berlangsung di Sasana Krida Akademi Angkatan Udara, antara PSS Sleman dan PSIS Semarang.

Pertandingan itu dimenangkan PSS 3-2 yang kelima gol itu dibuat seperti disengaja alias bunuh diri.

Atas kasus itu, Moniega yang sejak 2012 gabung PSS dihukum lima tahun tidak boleh beraktivitas sepak bola di bawah yurisdiksi PSSI dan denda Rp 50 juta.

Dia menerima hukuman bersama Marwan Muhamad, Satrio Aji, Wahyu Gunawan, Ridwan Awaludin, Anang, Eko Setiawan, dan Mudah Yulianto.

Namun berselang tiga tahun, pada awal 2017 hukuman itu dipulihkan kecuali para pencetak gol dan manajer kedua tim. Lepas dari hukuman, penyerang kelahiran 11 Oktober ini kemudian merapat ke Mitra Kukar.

“Jelas kami khawatir jika memang benar Moniega pernah terlibat kasus itu. Khawatir jika terulang di sini (Sriwijaya FC),” ungkap Ketua suporter berbendera Sriwijaya Mania, Edy Ismail.

Sriwijaya FC akan melakoni latihan perdana sore ini di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang. Semua pemain yang dikumpulkan dengan kerja keras akan berkumpul sore ini sekalian menjalankan tradisi teken kontrak.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News