Fakta Baru Kasus Ibu Bekukan Bayi di Freezer, Mengerikan!

Fakta Baru Kasus Ibu Bekukan Bayi di Freezer, Mengerikan!
Sally (baju oranye). Foto: Radar Tarakan/JPNN

jpnn.com, TARAKAN - Polres Tarakan sudah menerima hasil lisan autopsi anak Sally yang dibekukan di lemari pendingin atau freezer.

Namun, pihak berwajib masih menunggu hasil autopsi secara administrasi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan.

“Kalau secara lisan sudah disampaikan. Namun, kami tidak bisa menyampaikan secara lisan. Kami menunggu administrasinya. Kebetulan dokternya masih ke luar kota untuk melakukan tanda tangan,” kata Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit, Senin (7/8).

Dia menambahkan, berdasarkan hasil lisan, bayi Sally lahir dalam kondisi masih hidup saat lahir.

Namun, pihaknya tak mau berspekulasi tentang kapan dan penyebab kematian bayi tak berdosa itu.

“Nanti kami cek hasilnya seperti apa. Semua pertanyaan dari masyarakat akan kami jawab dari pemeriksaan saksi-saksi semua. Kemudian, masalah modus untuk pengakuan dari tersangka, saat ini kami menunggu dari hasil autopsi,” tutur Supit.

Hingga kini, belum ada tambahan tersangka. Artinya, Sally masih menjadi tersangka tunggal.

“Dari pengakuannya itu, benar atau tidak dia melahirkan sendiri dan hamil kemudian tidak diketahui banyak orang, itu yang akan kami cek. Kalau memang benar, namun akan dilengkapi saksi. Kalau ada bukti yang mengarah kepada orang lain tentu akan kami kejar juga,” beber Supit.

Polres Tarakan sudah menerima hasil lisan autopsi anak Sally yang dibekukan di lemari pendingin atau freezer.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News