Gak Tahan, Tukang Nasi Megono Remas Anunya Gadis Penjaga Swalayan

Gak Tahan, Tukang Nasi Megono Remas Anunya Gadis Penjaga Swalayan
Gak Tahan, Tukang Nasi Megono Remas Anunya Gadis Penjaga Swalayan

jpnn.com - KAJEN - Entah apa yang ada dipikiran Mashudi (51) sehingga tiba-tiba melakukan perbuatan tidak senonoh kepada MN (19), seorang karyawan toko swalayan. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang nasi megono itu dengan santainya memegang payudara MN sehingga kini harus berususan dengan polisi.

Peristiwa berawal ketika korban menyapa pelaku yang sedang mangkal di depan swalayan tempat dia bekerja di Desa Ketitang Lor, pada hari Minggu (3/1). Keduanya memang sudah saling mengenal bahkan saling bersenda gurau. Namun ketika itu, nafsu birahi pelaku muncul lantaran melihat pantat korban. Dia pun langsung mengejar MN hingga ke dalam toko.

Pelaku pun akhirnya berhasil mengejar korban sampai ke pojok toko. Di sanalah dia melakukan pencabulan dengan memegang payudara korban. MN yang kaget dengan perbuatan kurang ajar pelaku berusaha lari keluar toko. Namun pelaku kembali mengejar dan bahkan mengulangi perbuatannya.

Pencabulan seorang pedagang nasi megono yang biasa mangkal di depan toko tempat korban bekerja salah satu swalayan di kawasan Desa Ketitang Lor berawal korban dan pelaku sering bergurau.

Atas kejadian itu korban pun sontak menangis, sedangkan pelaku langsung lari keluar toko. Korban langsung melaporan pengalaman traumatisnya itu ke aparat kepolisian. Satreskrim Polres Pekalongan yang menerima pun langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku. 

"Adapun yang diamankan sebagai barang bukti berupa sepotong blouse lengan panjang warna pink. Pelaku bisa dikenai pasal 289 KUHP tentang pencabulan ancaman pidana 9 tahun," terang Kasubbag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, Senin (4/1). (yon/dil/jpnn)


KAJEN - Entah apa yang ada dipikiran Mashudi (51) sehingga tiba-tiba melakukan perbuatan tidak senonoh kepada MN (19), seorang karyawan toko swalayan.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News