Gempa dan Tsunami di Samoa

Gempa dan Tsunami di Samoa
TSUNAMI - Seorang petugas tengah memperhatikan gambar di komputernya yang berasal dari satelit NOAA, di Pusat Peringatan Tsunami Pasifik, di Pantai Ewa, Hawaii, pasca terjadinya bencana gempa dan adanya indikasi tsunami di Samoa. Foto: Reuters/Hugh Gentry.
WELLINGTON - Lembaga berwenang, Rabu (30/9) pagi WIB, memang telah membatalkan peringatan tsunami di wilayah Kepulauan Samoa, Pasifik, pasca gempa kuat yang baru saja terjadi. Meski demikian, hempasan gelombang besar sempat menerpa daerah itu, bahkan dilaporkan telah menelan korban setidaknya 14 orang meninggal.

Sebagaimana diberitakan Reuters, gelombang laut yang diyakini awalnya berpotensi tsunami, sempat menerpa kawasan Samoa yang menjadi bagian dari wilayah AS, serta sampai ke daerah Kepulauan Samoa lainnya. Meski pemerintah maupun media setempat belum bisa memastikan jumlah korban, ada kabar bahwa sejumlah orang telah tewas, serta laporan yang belum dikonfirmasi soal ketinggian gelombang yang mencapai 4 meter.

"Saat ini, semua orang telah berada di daerah ketinggian di pegunungan," ungkap Senetenari Malele, salah seorang penyiar di radio lokal Showers of Blessings. Ia pun melaporkan bahwa petugas cuaca setempat telah mengumumkan sebanyak 14 orang yang tewas akibat bencana gempa berkekuatan 8 SR itu.

Sementara itu di kawasan Samoa Barat, juga disebutkan ada sejumlah laporan mengenai korban tewas dalam jumlah yang belum dipastikan. Rumah-rumah di sana dilaporkan banyak yang hancur, kendati kekhawatiran akan adanya tsunami mulai mereda setelah Pusat Peringatan Tsunami Pasifik membatalkan status "waspada tsunami"-nya untuk kawasan itu, yang dirilis kurang lebih 3,5 jam sebelumnya.

WELLINGTON - Lembaga berwenang, Rabu (30/9) pagi WIB, memang telah membatalkan peringatan tsunami di wilayah Kepulauan Samoa, Pasifik, pasca gempa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News